KPK Buru Wamen Imigrasi Silmy Karim Usai OTT Jakbar
KPK masih mencari Wamen Imigrasi Silmy Karim terkait OTT di Imigrasi Jakbar. Kasus diduga terkait izin tinggal WNA.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Kosmetik sebagian besar memang tidak berbahaya. Tetapi salah satu unsur di dalamnya sekarang dapat menimbulkan risiko kesehatan. Apalagi jika Anda suka mencoba makeup kosmetik baru.
Anda perlu waspada tentang kemungkinan bakteri yang ada di dalamnya. Salah satu unsur yang ditemukan dalam penelitian terbaru adalah bakteri yang disebut Pluralibacter (P. gergoviae).
Baca juga: 3 Tips Merawat Alis Tetap Tetap Rapi Tanpa ke Salon
Sejak diperkenalkan pada awal tahun 2000, sejumlah besar produk telah ditandai untuk menimbulkan risiko mikrobiologis dan diberitahukan melalui sistem peringatan cepat Eropa untuk produk konsumen \'Safety Gate\' (sebelumnya RAPEX).
Sekarang, telah ditemukan bahwa sebanyak sepuluh produk kosmetik yang terdaftar dalam database RAPEX dipengaruhi oleh kontaminasi yang dikonfirmasi dengan P. gergoviae.
Jika salah satu produk yang Anda gunakan terkontaminasi P. gergoviae, kemungkinan besar bakteri mematikan tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau selaput lendir.
Baca juga: Ilmuwan Temukan Kenapa Kehidupan Seks Pasangan Tak Lagi Bergairah
Para peneliti telah menyarankan bahwa bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi parah pada orang dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.
Menurut Federal Institute for Risk Assessment (BfR), setiap produk kosmetik yang digunakan secara eksternal harus bebas dari P. gergoviae untuk menghindari risiko kesehatan bagi manusia.
Meskipun penelitian lebih lanjut masih berlangsung, risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan produk kosmetik tersebut saat ini tidak dapat diukur karena kurangnya data yang dapat diandalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK masih mencari Wamen Imigrasi Silmy Karim terkait OTT di Imigrasi Jakbar. Kasus diduga terkait izin tinggal WNA.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 4 Juni 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Sleman, Kulonprogo, dan Kota Jogja pada Kamis 4 Juni 2026. Simak prakiraan cuaca lengkap DIY.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginginkan adanya pemerataan pendidikan untuk warganya yang tinggal di wilayah lereng Gunung Merbabu-Merapi dan Sindoro