Hasil Pemilu Sela AS: Demokrat di Ambang Rebut Kongres dari Trump
Demokrat mencatat kemenangan dalam pemilu sela AS 2026 dan berpeluang merebut mayoritas kursi Senat serta DPR dari Partai Republik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Kosmetik sebagian besar memang tidak berbahaya. Tetapi salah satu unsur di dalamnya sekarang dapat menimbulkan risiko kesehatan. Apalagi jika Anda suka mencoba makeup kosmetik baru.
Anda perlu waspada tentang kemungkinan bakteri yang ada di dalamnya. Salah satu unsur yang ditemukan dalam penelitian terbaru adalah bakteri yang disebut Pluralibacter (P. gergoviae).
Baca juga: 3 Tips Merawat Alis Tetap Tetap Rapi Tanpa ke Salon
Sejak diperkenalkan pada awal tahun 2000, sejumlah besar produk telah ditandai untuk menimbulkan risiko mikrobiologis dan diberitahukan melalui sistem peringatan cepat Eropa untuk produk konsumen \'Safety Gate\' (sebelumnya RAPEX).
Sekarang, telah ditemukan bahwa sebanyak sepuluh produk kosmetik yang terdaftar dalam database RAPEX dipengaruhi oleh kontaminasi yang dikonfirmasi dengan P. gergoviae.
Jika salah satu produk yang Anda gunakan terkontaminasi P. gergoviae, kemungkinan besar bakteri mematikan tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau selaput lendir.
Baca juga: Ilmuwan Temukan Kenapa Kehidupan Seks Pasangan Tak Lagi Bergairah
Para peneliti telah menyarankan bahwa bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi parah pada orang dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.
Menurut Federal Institute for Risk Assessment (BfR), setiap produk kosmetik yang digunakan secara eksternal harus bebas dari P. gergoviae untuk menghindari risiko kesehatan bagi manusia.
Meskipun penelitian lebih lanjut masih berlangsung, risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan produk kosmetik tersebut saat ini tidak dapat diukur karena kurangnya data yang dapat diandalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Demokrat mencatat kemenangan dalam pemilu sela AS 2026 dan berpeluang merebut mayoritas kursi Senat serta DPR dari Partai Republik.
BPS mencatat 147,99 juta penduduk bekerja pada Agustus 2026. Pertanian menjadi sektor penyerap tenaga kerja terbesar dengan 41,73 juta orang.
Kemenhub menyiapkan PPNS dan sistem ETLE HUB untuk menindak truk ODOL, termasuk pengemudi, perusahaan, pemilik kendaraan, dan barang.
Lurah Bohol Margana diberhentikan setelah kasus korupsinya inkrah. Pemkab Gunungkidul segera menunjuk PJ Lurah sebelum PAW pada 2027.
PT Pegadaian (Persero) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Pemkab Bantul mengupayakan bedah rumah untuk Waryanah, 65, yang 13 tahun merawat cucunya penyandang disabilitas seorang diri.