Pajak Penghasilan Toko Online Dimajukan 1 Oktober, Ini Penjelasan DJP
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Komedian Omas [YouTube Trans TV via Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra kedua pelawak Omaswati alias Omas, Dio Ambiah mengungkapkan ibunya meninggal karena mengidap sakit diabetes dan asma dan bukan karena virus corona atau Covid-19.
"Nggak ada [riwayat Covid-19]. Soalnya pernah ke rumah sakit sudah diperiksa covid juga. Sakitnya gula sama asmanya kambuh," ujar Dio Ambiah, di rumah duka di kawasan Cimanggis, Depok Jawa Barat, Jumat (16/7/2020) dini hari.
Dio menceritakan, sebelum meninggal Omas sempat merasakan deman tinggi hingga sulit untuk bernapas. Dari situ Dio mengaku memiliki firasat tak enak akan kondisi sang ibu.
"Jadi dia hari ini tuh badannya panas, kami minumin obat buat nurunin panas itu. Kami pikir dia tersedak gitu apa gimana, terus kami minumin obat sempat nggak apa-apa tuh. Cuma pas habis asar dia kayak nyesek gitu, kami kasih air mendingan lagi," ungkap Dio.
Pada Kamis (17/7/2020) pukul 19.00 WIB kondisi Omas pun semakin memburuk, bahkan mendiang tak dapat bisa menelan apapun dari mulutnya. Selang beberapa jam kemudian Dio mengaku baru sadar bahwa sang ibu telah meninggal dunia.
"Terus yang paling parah pas magrib, udah kayak kesedak (napasnya) gitu, kita kasih air yang tadinya bisa jadi nggak bisa. Habis itu saya kira tidur soalnya matanya setengah terbuka. Terus saya cek napas di hidung sudah nggak ada dan saya bangunin sudah lemas dan tangannya dingin banget," paparnya.
"Terus saya panggil kakak saya yang pertama dan kasih pertolongan pertama tapi nggak ada reaksi. Barulah kami panggil saudara semua, kasih tahu kalau mama sudah nggak ada," tutur Dio.
Pelawak senior Betawi Omas meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) sore. Menurut keluarga, Omas meninggal karena sakit diabetes dan paru-paru.
Jenazah Omas di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cisalak Pasar kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada pukul 10.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.