Bibit Siklon 91B Picu Potensi Hujan Lebat hingga Akhir Oktober
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Komedian Omas [YouTube Trans TV via Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra kedua pelawak Omaswati alias Omas, Dio Ambiah mengungkapkan ibunya meninggal karena mengidap sakit diabetes dan asma dan bukan karena virus corona atau Covid-19.
"Nggak ada [riwayat Covid-19]. Soalnya pernah ke rumah sakit sudah diperiksa covid juga. Sakitnya gula sama asmanya kambuh," ujar Dio Ambiah, di rumah duka di kawasan Cimanggis, Depok Jawa Barat, Jumat (16/7/2020) dini hari.
Dio menceritakan, sebelum meninggal Omas sempat merasakan deman tinggi hingga sulit untuk bernapas. Dari situ Dio mengaku memiliki firasat tak enak akan kondisi sang ibu.
"Jadi dia hari ini tuh badannya panas, kami minumin obat buat nurunin panas itu. Kami pikir dia tersedak gitu apa gimana, terus kami minumin obat sempat nggak apa-apa tuh. Cuma pas habis asar dia kayak nyesek gitu, kami kasih air mendingan lagi," ungkap Dio.
Pada Kamis (17/7/2020) pukul 19.00 WIB kondisi Omas pun semakin memburuk, bahkan mendiang tak dapat bisa menelan apapun dari mulutnya. Selang beberapa jam kemudian Dio mengaku baru sadar bahwa sang ibu telah meninggal dunia.
"Terus yang paling parah pas magrib, udah kayak kesedak (napasnya) gitu, kita kasih air yang tadinya bisa jadi nggak bisa. Habis itu saya kira tidur soalnya matanya setengah terbuka. Terus saya cek napas di hidung sudah nggak ada dan saya bangunin sudah lemas dan tangannya dingin banget," paparnya.
"Terus saya panggil kakak saya yang pertama dan kasih pertolongan pertama tapi nggak ada reaksi. Barulah kami panggil saudara semua, kasih tahu kalau mama sudah nggak ada," tutur Dio.
Pelawak senior Betawi Omas meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) sore. Menurut keluarga, Omas meninggal karena sakit diabetes dan paru-paru.
Jenazah Omas di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cisalak Pasar kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada pukul 10.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.