Advertisement

Ada Nama Dusun Setan di Magelang, Begini Sejarahnya

Nina Atmasari
Kamis, 16 Juli 2020 - 17:27 WIB
Nina Atmasari
Ada Nama Dusun Setan di Magelang, Begini Sejarahnya Papan nama SDN Setan di Kabupaten Magelang. - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-- Sebuah nama wilayah di Kabupaten Magelang ini tergolong unik. Namanya cukup seram untuk disebut, yakni Setan.

Setan adalah nama sebuah dusun. Dusun Setan berada di Desa Candiretno Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Namun, keunikan ini hanyalah nama. Sebab, kondisi warga dan lingkungan di wilayah tersebut sama dengan wilayah lain di Kabupaten Magelang.

Advertisement

Namun nama dusun ini berbeda pengucapan dengan setan makhluk ghoib. Pada Dusun Setan, huruf e dibaca seperti e pada kata beras. Hal cukup menghilangkan kesan seram dari nama dusun tersebut.

Baca juga: Ponsel Hasil Curian Tak Sadar Dijual ke Teman Korban, Pria di Sleman Ini Babak Belur

Mengutip wikipedia, pada zaman dahulu Setan merupakan nama desa. Namun, pada tahun 1927 M Bupati Magelang Raden Tumenggung Danu Sugondo pada masa pemerintahan Hindia Belanda melakukan penyatuan/penggabungan dua desa menjadi satu desa, yakni Desa Candiretno. Adapun Setan menjadi salah satu nama dusun di dalamnya.

Rapat penggabungan wilayah waktu itu diadakan di tanah terbuka di atas sumber air Kali Setan, di tepi jalan Pucang-Sindas. Dua desa tersebut yaitu Candirejo dan Setan, dua desa ini digabung menjadi satu diberi nama Desa Candiretno.

Desa di sebelah selatan Desa Candiretno diberi nama desa Pancuranmas, karena tempat rapat di atas sumber air Kali Setan ada pancurannya, desa di sebelah selatan tempat rapat tersebut dinamai Desa Pancuranmas.

Baca juga: Spesialis Nyolong Mobil, Pemuda 22 Tahun Ini Sudah Beraksi di Banyak Rumah Sakit DIY & Jawa Tengah

Candiretno mempunyai arti Candi atau batu/tempat, dan Retno yang berarti intan/indah, sehingga dapat diartikan sebuah tempat yang indah (batu yang indah), yang banyak batu candinya/patung yang indah baik terbuat dari batu, batu bata, maupun intan (emas/perunggu).

Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya banyak peninggalan purbakala di Desa Candiretno, antara lain candi, lingga-yoni, patung-patung/arca.

Di era tahun 1980an ditemukan arca/patung yang terbuat dari perunggu yang cukup menghebohkan oleh warga bernama Supangat di lokasi KUD Adil Candiretno. Di Desa candiretno juga terdapat tempat pemandian kuno yang terdapat di dusun Setan dan di beri nama Kali Setan.

Akan tetapi keberadaanya sudah mulai pudar. Dulunya banyak sekali arca-arca di sini, tetapi sudah hilang entah ke mana. Adapun di Kali Setan masih mengalir mata air yang sampai saat ini masih di pergunakan untuk sumber mata air oleh penduduk sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Parah! Tenda Jemaah Haji Mirip Barak Pengungsian, Luas 112 Meter untuk Tidur 160 Orang

News
| Jum'at, 21 Juni 2024, 03:27 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris

Wisata
| Selasa, 18 Juni 2024, 17:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement