PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Diingatkan Harus Akuntabel
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Ilustrasi menangis/Shutterstock-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Hingga kini, teka-teki terkait mode transmisi dari virus Corona penyebab Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 24.000 orang di seluruh dunia terus dipecahkan.
Satu hal yang diyakini, virus mematikan ini dapat menyebar melalui droplet atau tetesan pernapasan yang dikeluarkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, dan berbicara. Namun, belum dapat dipastikan apakah virus ini juga dapat menyebar melalui cairan lain dari tubuh, salah satunya air mata.
Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari National University Hospital mengklaim bahwa SARS-CoV-2 tidak menyebar melalui air mata.
Untuk temuan yang diterbitkan dalam jurnal Ophthalmology ini dan dilansir The Health Site, peneliti mengumpulkan sampel air mata dari pasien Covid-19 dan diteliti selama 20 hari.
Menurut mereka, tidak ada kultur virus atau Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang ditemukan dalam air mata mereka.
Tetapi penelitian mereka mengonfirmasi bahwa ketika orang sakit batuk atau berbicara, partikel virus dapat menyemprot dari mulut atau hidung mereka ke wajah orang lain. Tetesan ini dapat masuk melalui mulut, hidung, serta mata.
Seseorang juga dapat tertular dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, seperti gagang pintu atau meja, dan kemudian orang tersebut menyentuh wajah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com, The Health Site
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Pesawat F-2000 Italia terkena serangan di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, saat serangkaian serangan terjadi di kawasan tersebut.
Kemenkeu menyatakan dana angsuran pertama KDKMP sebesar Rp40 triliun sudah disiapkan, tetapi masih menunggu tagihan Himbara.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.