Survei: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran Turun 16,7 Poin
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Kartika Yudia Ramlan. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Penyanyi Kartika Yudia Ramlan, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Tika, akhirnya mengungkap penyebab bubarnya grup musik T2 .
Tika tak memungkiri pemicu bubarnya T2 gara-gara konflik antara dirinya dan rekan duetnya, Prastiwi Dwiarti (Tiwi).
"Dulu kan mungkin karena emosi kali ya, jadi ya bubar. Tapi bubarnya kapan enggak tahu. Ya mungkin diistirahatkan," kata Tika di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada, Jumat (18/1/2019).
Namun demikian, Tika enggan menjawab secara detail terkait konflik tersebut.
"Sudahlah sudah selesai lah. Tadi juga sebenarnya waktu dibahas di acara Rumpi kan gitu ditanya apa sih? Aku juga sudah minta sama mereka (jangan bahas itu), sudah lewat gitu tapi dipancing-pancing terus. Ya sudahlah yang lalu sudahlah enggak usah dibahas lagi, mungkin karena ego," sambungnya lagi.
Perempuan 32 tahun ini mengungkapkan pernah merasa kecewa terhadap Tiwi.
Namun, Tika menegaskan kesalahpahaman diantara pribadi mereka telah selesai.
"Aku juga ngerasain kayak, \'Tiwi kok ninggalin aku sih.\' Ada hal-hal yang emang sama kita juga enggak mungkin bisa diceritain. Lebih baik kapan bikin waktu [membaik], bukan membuat konflik kita untuk konsumsi publik," ujar Tika.
"Takutnya ntar malah jadi [konflik] lagi, sudah ketemu malah jadi ngeruncing lagi," imbuhnya.
Seperti diketahui, Tika dan Tiwi tergabung dalam duo T2 sejak 2007, usai lulus dari ajang pencarian bakat menyanyi Akademi Fantasi Indosiar.
Namun pada 2014 silam, grup musik T2 dinyatakan bubar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Pemerintah mengombinasikan modifikasi cuaca, dry ice, dan NaCl untuk menangani karhutla. Simak hasil operasi di Sumatra dan Kalimantan.
Polda DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di Malioboro, Abu Bakar Ali, dan Titik Nol Kilometer untuk mengantisipasi kemacetan akibat aksi mahasiswa.
KT Laras Asri di Warungboto, Jogja, mengandalkan selada hidroponik di tengah keterbatasan lahan dan meraih Juara II lomba tingkat DIY.
Polda DIY menyiapkan pengamanan berlapis untuk lima agenda penyampaian aspirasi mahasiswa pada Selasa (20/10/2026) di sejumlah titik.
Mahasiswa dari HMI, UGM, dan UII menggelar aksi di DPRD DIY, menuntut evaluasi MBG, KDMP, penanganan karhutla, hingga pelanggaran HAM.