Diperiksa KPK 5 Jam, Nusron Wahid Klarifikasi Perjalanan ke Luar Negeri
Nusron Wahid menjalani pemeriksaan KPK selama lima jam dan menegaskan perjalanan ke luar negeri telah mendapat persetujuan Kemensetneg.
Via Vallen. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Dunia hiburan dihebohkan dengan kabar tantang pernikahan mewah Jusup Maruta Cayadi dan Clarissa. Seperti diketahui, pernikahan keduanya bikin geger media sosial dengan sebutan Crazy Rich Surabayan.
Penyanyi dangdut Via Vallen diisukan bakal menjadi bintang tamu di acara pernikahan tersebut. Namun, Via membantahnya.
"Nggak, nggak tahu aku malah. Mbak kali ya yang jadi bintang tamunya," seloroh Via Vallen kepada wartawan usai menjadi bintang tamu SCTV Awards di Studio 6 Emtek, kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (30/11/2018) malam.
Kabar Via Vallen dibayar Rp 1 miliar rupiah untuk acara pernikahan tersebut juga dibantah.
"Nggak, nggak, nggak, ini aku baru pulang. Nggak tahu beneran," sambung Via Vallen.
Via Vallen akui kaget mendengar ada pengusaha Surabaya mau menggelar pernikahan super megah di Bali. Apalagi, tamu undangan yang beruntung mendapatkan door prize berupa handphone mahal dan mobil mewah.
"Aduh, kalau buat orang yang duitnya udah nggak berseri itu nggak ada apa-apanya sih mbak. Tapi, kalau buat orang yang kayak saya, buat souvenirnya aja udah koin emas 5 - 10 gram kan, terus belum lagi yang undangannya kotak musik, terus abis itu ada undiannya handphone, sama mobil sport," jelas Via.
Via Vallen pun tak pernah berangan-angan pernikahannya kelak mengusung konsep mewah.
"Nggak mungkin banget kalau aku ngadain acara seperti itu. Mending buat aku sendiri aja [mobil]," sambung Via.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Nusron Wahid menjalani pemeriksaan KPK selama lima jam dan menegaskan perjalanan ke luar negeri telah mendapat persetujuan Kemensetneg.
Komdigi memeriksa laporan dugaan kebocoran data 5,7 juta akun pelanggan Fore dan menyiapkan sanksi jika ditemukan pelanggaran UU PDP.
OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Jogja menghadirkan inovasi mahasiswa bidang sains, teknologi, agama, dan riset.
Abrasi menghilangkan laguna Pantai Trisik Kulonprogo. Kunjungan wisatawan terus menurun, sementara warga beralih mengandalkan pertanian.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.