OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
JAKARTA— Diet vegetarian kurangi risiko kematian. Hal itu merupakan hasil penelitian yang dipublikasi JAMA Internal Medicine seperti dikutip medindia.net, Kamis(6/6/2013). Penelitian menyoroti hubungan antara diet dan kematian.
Selama ini diet vegetarian terkait dengan pengurangan beberapa risiko penyakit kronis seperti darah tinggi, sindrom metabolik, diabetes melitus, dan penyakit jantung iskemik.
Michael J Orlich dari Loma Linda University di California Amerika Serikat, dan rekannya menguji seluruh penyebab dan kasus kematian spesifik dalam suatu grup yang terdiri dari 73.308 laki-laki dan wanita, dan merupakan penganut Advent.
Peneliti mengevaluasi pola diet pasien dengan daftar pertanyaan yang mengelompokkan partisipan ke dalam lima kelompok, yakni: nonvegetarian, semi-vegetarian, pesco-vegetarian (mencakup makanan laut), lacto-ovo-vegetarian (mencakup produk susu dan telur), dan vegan (tak mencakup produk hewan).
Penelitian mencatat bahwa kelompok vegetarian cenderung lebih tua, lebih berpendidikan dan cenderung menikah, sedikit minum alkohol, sedikit merokok, banyak olahraga, dan lebih kurus.
“Beberapa bukti merekomendasikan pola diet terkait dengan pengurangan angka kematian, tetapi hubungan ini tidak berjalan dengan baik,” demikian catatan penelitian.
Ada 2.570 kematian di antara partisipan selama penelitian, yang hampir 6 tahun. Secara keseluruhan tingkat kematian adalah 6 kematian/1.000 orang.
Penelitian juga menemukan pada kelompok pria, terjadi pengurangan kematian karena penyakit pembuluh darah, dan penyakit jantung iskemik pada kelompok vegetarian dibanding nonvegetarian.
Pada kelompok wanita, tak ada pengurangan signifikan untuk pengurangan tingkat kematian pada kategori yang sama.
“Hasil penelitian memperlihatkan secara keseluruhan pola diet vegetarian dengan angka kematian rendah pada kelompok pesco-vegetarian, vegan, lacto-ovo-vegetarian, dibanding dengan kelompok nonvegetarian,” kesimpulan peneliti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Shakira dan Burna Boy memeriahkan pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Meksiko. Turnamen resmi dimulai dengan seremoni meriah dan pesan persatuan dunia
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah DIY pada 12 Juni 2026. Gelombang laut selatan juga berpotensi mencapai 4 meter hingga 13 Juni.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 12 Juni 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.