Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Tata Janeeta dan Mehdi Zati di Studio Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017)./suara.com-Puput Pandansari
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kabar tidak sedap datang dari penyanyi Tata Janeeta. Rumah tangganya di ambang perceraian.
Tata mengungkap perasaannya setelah rumah tangganya dengan Mehdi Zati berada di ujung tanduk. Hal itu disampaikan Tata Janeeta usai menjalani sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Barat.
"Siapa yang nggak sedih, wajar manusia sedih," kata Tata Janeeta pada Rabu (19/6/2019).
Meskipun begitu, perempuan 36 tahun ini tidak kecewa pernah menikah dengan Mehdi Zati. Padahal, pernikahan kali ini berakhir perceraian.
"Nggak boleh kecewa, katanya nggak boleh kecewa. Sudah takdir Allah," sambungnya lagi legowo.
Seperti diketahui, Tata Janeeta resmi menggugat cerai suaminya itu ke Pengadilan Agama Jakarta Barat pada 29 April 2019. Ini bukan kali pertama pernikahan pelantun Sang Penggoda itu retak.
Pada 2017 lalu, Tata sempat mengaku sempat ditalak oleh sang suami lewat telepon. Kala itu, pernikahan belum dicatat negara alias masih siri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.