Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Jessica Iskandar (Jedar) membagikan foto selfie bersama girlband Red Velvet./okezone.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Pada Sabtu malam (27/4/2019), Jessica Iskandar (Jedar) membagikan foto selfie bersama girlband Red Velvet dari atas panggung Korean Wave 2019. Dalam foto tersebut, Jedar tampak berdiri di samping Joy dan empat personel Red Velvet lainnya.
Sayang, aksi Jedar membagikan foto itu malah berujung tragis. Dari sekitar 6.000-an komentar yang menghiasi unggahan tersebut sebagian besar mencibirnya. Ada apa?
Setidaknya ada tiga kritikan utama yang dilontarkan netizen untuk Jessica Iskandar. Pertama, aksi Jedar memotong pembicaraan host lainnya demi berfoto bersama Red Velvet sangat tidak profesional.
“Kak, lain kali kalau mau foto di belakang panggung saja ya. Kalau begini kelihatan banget tidak profesional,” ujar seorang netizen. Lainnya menambahkan, “ Bagaimana ceritanya pembawa acara malah ngajak foto selfie? Enggak profesional banget Mbak.”
Kedua, sebagai host Jedar dinilai tak menguasai materi dan tak mencoba mengenali sosok yang diwawancarainya. “Jangan suka menyela omongan orang, jangan suka ngajak selfie di atas panggung kalau bukan waktunya, kuasai materi acara, dan kenali bintang tamu,” ungkap seorang warganet.
Ketiga, perbedaan budaya di atas panggung. “Kalau nge-MC acara K-Pop jangan disamain dengan acara lawakan di TV Indonesia yang alay-alay begitu dong. Artis Korea mah beda budayanya. Mereka enggak asal nyerocos dan teriak-teriak enggak jelas. Kami sebagai reveluv malu banget.”
Sekadar informasi, Korean Wave 2019 digelar di lapangan Trans BSD City Tangerang Selatan, pada Sabtu malam (27/4/2019). Dalam event tersebut, Jessica Iskandar tampil bersama dua host lainnya: Lee Jeong Hoon dan Jessyln Lim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.