Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Roger Danuarta. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA -- Cut Meyriska mengaku kesulitan menjalani peran istri Roger Danuarta untuk sinetron terbarunya, Istri-Istri Akhir Zaman. Maklum, aktris berdarah Aceh itu belum pernah menikah sebelumnya.
"Kesulitannya sih karena belum pernah menikah dan punya suami itu agak sulit," kata Cut Meyriska usai jumpa pers SCTV Ramadhan Penuh Cinta di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).
Meskipun begitu, Cut Meyriska mengaku tak keberatan saat memerankan karakter antagonis. Seperti diketahui, peran itu memang sudah melekat dengan sosoknya di layar kaca.
"Kalau masalah julid, cerewet kaya nya semua sinetron emang aku antagonis banget ya," tuturnya.
Terlebih soal chemistry-nya dengan Roger Danuarta, Cut Meyriska mengaku tak mengalami kendala apapun. Maklum saja, keduanya dikabarkan menjalin hubungan khusus, sejak beberapa bulan lalu.
"Karena sering syuting bareng, karena ketemu setiap hari nggak ada yang sulit," sambung Cut Meyriska.
Selain diperankan oleh Cut Meyriska dan Roger Danuarta, sinetron Istri-Istri Akhir Zaman, juga diperankan Dude Harlino, Alyssa Soebandono, Cyut Syifa, dan Rizky Billa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.