Kasus Bupati Pemalang, Uang Rp1,98 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Roger Danuarta. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Keputusan aktor Roger Danuarta menjadi mualaf ternyata mendapat dukungan dari sang ibu. Proa 36 tahun itu berbicara secara blakblakan mengenai alasannya berpindah agama dan menjadi seorang mualaf.
Roger bahkan mengungkap bahwa orangtuanya, terutama almarhumah ibundanya, sangat mendukung keputusannya tersebut.
Dalam video yang diunggah oleh akun gosip Instagram Tante Rempong, Roger Danuarta mengatakan bahwa pihak keluarga tentu tak langsung memberikannya izin untuk berpindah agama. Mereka terlebih dahulu melihat bagaimana perjuangan Roger untuk mendalami Islam, seperti membaca Iqro dan Al-Qur\'an.
"Untuk pindah jadi seorang muslim itu sebenarnya sudah lama. Tapi berhubung saya berasal dari keluarga yang non muslim, jadi pastinya saya butuh izin dari ortu yang sudah membesarkan saya. Dan enggak langsung dikasih izin," ungkap Roger dalam video.
"Tapi syukur Alhamdulillah, orangtua ingin melihat, apa saya serius. Apa sudah bisa Iqro, apa sudah mulai membaca Al-Qur\'an. Orangtua saya mendukung sekali dan itu merupakan kenangan terindah terakhir dari almarhumah ibu saya. Untuk menjawab pertanyaan kenapa saya ingin menjadi seorang muslim," sambungnya.
Pria yang dikabarkan memiliki hubungan asmara dengan Cut Meyriska ini menambahkan bahwa sebelum menjadi muslim, ia terlebih dahulu sering memperhatikan bagaimana sahabat-sahabatnya beribadah. Merasa damai dan tenang saat melihat para muslim beribadah, menjadi awal mula bintang sinetron 7 Manusia Harimau ini memilih untuk memeluk agama Islam.
"Mungkin kalau misalkan saya melihat dari teman-teman terdekat, teman kerja sehari-hari, cara hidup seorang muslim, hati saya jadi sangat tersentuh sekali," paparnya.
"Saya ikut merasakan damainya untuk sholat, ketenangan yang diberikan pada diri saya dan itu membuat saya semakin jatuh cinta untuk menjadi seorang muslim yang baik," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.