Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Vanessa Angel/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Tertangkapnya artis berinisial VA terkait prostitusi online di Jawa Timur menjadi virla di media sosial. Netizen ramai-ramai menyebut VA adalah inisial dari Vanessa Angel.
Dunia artis kembali dikejutkan dengan tertangkapnya artis terkenal berinisial VA di Surabaya, Jawa Timur dalam kasus prostitusi online. Muncul dugaan, kalau VA adalah Vanessa Angel.
Menanggapi hal ini, manajer Vanessa Angel, Lidya akhirnya angkat bicara.
"Prostitusi online? Seriusan? Demi Allah saya nggak tahu sama sekali," ujar Lidya, saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (5/1/2019).
Sepengetahuan Lidya, Vanessa Angel tidak pernah terlibat kasus seperti itu. Lidya pun kini belum bisa memberikan pernyataan resmi mengingat dirinya sedang berada di Jakarta.
"Setahu saya tidak pernah terlibat seperti itu, apakah itu cuman apa, ya saya juga nggak ngeti gimana jelasinnya," kata Lidya.
"Intinya saya lagi cari tahu ada apa, saya mau ke Surabaya juga nggak mungkin karena saya juga ada tugas di sini," sambungnya lagi.
Tapi, Lidya membenarkan Vanessa Angel sedang berada di Surabaya, Jawa Timur untuk urusan pekerjaan.
"Itu saja saya nggak tahu. Tadi pagi dia ngomong mau ke Surabaya nge-MC acara. Sampai sekarang saya nggak dengar kabar dari dia tapi ini banyak yang telepon kalau ketangkep. Saya juga bingung nyari tahunya gimana," ucapnya.
Seperti diketahui, seorang artis terkenal berninisial VA ditangkap dalam kasus prostitusi oleh Anggota Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur. VA ditangkap hari ini, Sabtu (5/1/2019).
Menurut Wakil Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Ajun Komisaris Besar Polisi Arman Asmara, VA ditangkap di sebuah hotel di Surabaya.
Selain VA, polisi juga menangkap tiga wanita muda lainnya, yang tengah melayani pelanggan pria di kamar hotel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.