BEI Perkirakan Short Selling Bisa Tambah Likuiditas hingga 17 Persen
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
BTS/ABS-CBN
Harianjogja.com, JAKARTA-Personel BTS Jin mengatakan bahwa grupnya sempat akan bubar awal tahun ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Jin saat menerima penghargaan sebagai Best Artist 2018 di Mnet Asian Music Awards.
"Kami banyak menderita tahun ini. Kami bahkan berpikir tentang bubar. Tetapi kami semua menyatukan hati untuk bersama lagi dan menerima penghargaan ini. Saya senang sekali bahwa hal tersebut akhirnya membawa kami pada hal baik," ungkap Jin dilansir NME, Minggu (16/12/2018).
"Saya sangat berterima kasih kepada anggota kami yang mampu menyatukan hati mereka dan saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada ARMY yang selalu mencintai kami," lanjutnya.
Sementara itu, sebuah video menunjukkan bahwa BTS untuk pertama kalinya bertemu dengan Janet Jackson dalam acara penghargaan yang sama. BTS ikut merayakan saat Janet mendapat penghargaan Inspiration Awards dalam acara tersebut.
Kemudian BTS bertemu dengan Janet saat di belakang panggung. Mereka saling berjabat tangan, mengobrol dan foto bersama
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Jadwal DAMRI dari YIA Kamis 17 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dari Palur hingga Jogja.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.