Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Judas Priest
Harianjogja.com, JOGJA—Rajawali Indonesia Communication selaku promotor konser Judas Priest di Allianz Ecopark Ancol Jakarta pada 7 Desember 2018 mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menonton Judas Priest.
“Kami sudah mengirimkan undangan resmi kepada Presiden Joko Widodo untuk menghadiri konser perdana dari Judas Priest di Indonesia. Alhamdulillah hal itu disambut dengan sangat baik oleh Istana dan juga Jokowi tentunya,” papar CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, dalam rilis kepada Harian Jogja, Senin (3/12/2018).
Ketika promotor bertemu secara langsung dengan Jokowi, wong asli Solo tersebut memastikan dirinya akan hadir jika waktu yang Presiden miliki tidak bertabrakan dengan banyaknya agenda kepresidenan yang harus dipenuhi. “Semoga waktunya Jokowi pas. Kami sangat berharap beliau [Jokowi] bisa hadir di konsernya Judas Priest,” ungkap Anas.
Aksi pada 7 Desember 2018 akan menjadi momen perdana bagi Judas Priest menyapa para metalhead di Indonesia. Judas Priest Live in Concert ini pun merupakan rangkaian tur konser dunia dari album Firepower yang mereka rilis pada Maret 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Cuaca panas menjadi tantangan 64 tim KMHE 2026 di Unej karena memengaruhi performa mesin, kelistrikan, ban, hingga baterai kendaraan.
Pangkogabwilhan III menyebut dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya.
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.