RUU Pemilu: Dasco Tegaskan Parliamentary Threshold Belum Jadi Kesepakatan Final
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
Randy Pangalila. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Randy Pangalila bakal menggelar resepsi pernikahannya perempuan asal Kanada di Bali. Randy akan meminang kekasih bulenya itu pada akhir tahun ini.
Saat ini, proses persiapan pernikahan Randy Pangalila sudah hampir mendekati 100 persen. Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, dia mengaku akan turut melibatkan beberapa teman dekatnya untuk mempersiapkan pernak pernik pernikahan.
"Teman dekat banget pasti akan libatkan, tapi cuma beberapa orang," ujar Randy, Selasa (6/11/2018).
Kendati demikian, Randy Pangalila tampaknya tidak ingin menggelar pesta pernikahan besar-besaran. Dia menginginkan hari pernikahannya kelak berlangsung lebih intim dengan hanya dihadiri beberapa orang.
"Saya memang ingin buat pernikahan saya lebih private, intim," ungkapnya.
Oleh karena itu, Randy Pangalila pun membatasi jumlah undangan yang disebar untuk pernikahannya. Dia nantinya hanya akan memberikan undangan pada orang-orang yang dirasa perlu hadir untuk menjadi saksi di hari bahagianya.
"Yang datang mungkin hanya keluarga dan teman dekat saya," pungkas aktor 28 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.