Kasus Santri Lombok Tengah, LPA Soroti Aplikasi Khusus Gay
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Indra Bruggman./Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA -- Aktor Indra Bruggman mengungkap sulitnya mencari pendamping hidup. Hingga kini, lelaki 37 tahun itu mengatakan belum menemukan pasangan yang tepat.
"Sekarang belum, belum nemu calon istri. Ternyata nggak segampang yang kita bayangkan sih. Orang mungkin berpikiran, gampanglah, gitu kan?," ujar Indra Bruggman, saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).
"Cuma kalau sekedar nikah saja sih gampang-gampang saja. Tapi mencari yang sreg itu yang susah," sambung bintang sinetron Jinny Oh Jinny ini.
Bukan karena pemilih, mantan kekasih Dhini Aminarti ini rupanya punya alasan lain. Satu di antaranya, Indra Bruggman ternyata gampang illfeel.
"Memang illfeel-an sih. Jadi kalau misalnya ada attitude yang kurang bagus, kata-kata yang kurang bagus, gue yang terkadang langsung ilfeel. Jadi gue orangnya emang perasa sih," kata Indra Bruggman.
Yang pasti, pemain sinetron Cintaku di Kampus Biru ini berharap bisa naik pelaminan dalam waktu dekat. Dia cuma ingin calon istrinya kelak punya pribadi yang baik hati.
"Pokoknya begitulah. Pokoknya yang baiklah. Baik harus intinya," pungkas Indra Bruggman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.