Singapura Kalahkan Timor Leste 2-0, Pimpin Grup A ASEAN Hyundai Cup
Singapura mengalahkan Timor Leste 2-0 dan memimpin klasemen Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.
Yuni Shara./Okezone.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Tak hanya aktif sebagai penyanyi, Yuni Shara juga rupanya peduli dengan kegiatan-kegiatan sosial, salah satunya adalah mendirikan sekolah pendidikan usia dini (PAUD) untuk anak-anak yang kurang mampu.
Bertempat di Batu, Malang, Jawa Timur, kakak dari Krisdayanti tersebut mengungkapkan kalau siswa-siswa yang bersekolah di tempatnya hanya dikenakan biaya sebesar Rp5.000. Menurut Yuni Shara itu hal kecil yang bisa dilakukannya untuk anak-anak di sana.
"Itu hal terkecil yang saya lakukan. Sebaiknya bisa bermanfaat untuk orang lain. Sekolah memang hal kecil, tujuannya untuk anak yang tidak mampu," ujar Yuni Shara saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).
Meski sekolah yang didirikannya masih terbilang ngontrak, mantan kekasih Raffi Ahmad tersebut akan selalu berupaya untuk terus mengumpulkan uang dari hasil menyanyikan agar memiliki lahan sekolah yang tetap.
"Semoga punya sekolah sendiri, biar upacara enggak minjem di tempat lain. Ya mudah-mudahan upacara di sekolahan," ungkap Yuni Shara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Singapura mengalahkan Timor Leste 2-0 dan memimpin klasemen Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.