Heri Yenti Rancang Gaun Pesta Elegan Terinspirasi Kiswah

Salsabila Annisa Azmi
Salsabila Annisa Azmi Kamis, 27 September 2018 18:35 WIB
Heri Yenti Rancang Gaun Pesta Elegan Terinspirasi Kiswah

Busana terinspirasi Kiswah rancangan Heri Yenti/ist-Heri Yenti

Harianjogja.com, JOGJA—Inspirasi dalam menciptakan busana yang anggun dapat tercipta dari berbagai benda. Tak terkecuali desainer Heri Yenti, warna hitam dan emas yang elegan dalam kain penutup Kakbah menginspirasinya dalam menciptakan salah satu rancangan busananya yang bertajuk Kiswah.

Kiswah dikenal sebagai kain penutup Kakbah berwarna hitam yang memiliki ornamen berwarna emas. Melalui karya bertajuk Kiswah, Heri Yenti merancang gaun bernuansa Islami dengan kain jaguard berwarna hitam dan emas yang dipadukan dengan kain satin maxmara. 

Tekstur kain satin maxmara yang lembut dan ringan akan membuat busana ini tak hanya elegan namun juga nyaman digunakan.

Pemilihan bahan dan cutting A Line dengan circle menjadi kunci Heri Yenti menegaskan kesan elegan dari perpaduan warna hitam dan emas dalam busana ini.

“Kunci memunculkan sisi elegan harus dimulai dari pemilihan bahan, setelah itu saya pilih cutting A Line dengan aplikasi payet,” kata Heri Yenti, beberapa waktu lalu.

Beberapa koleksi Kiswah merupakan busana yang berupa gaun  dilengkapi dengan bagian luar berupa vest panjang. Guratan motif bunga berwarna emas yang mendominasi bagian luar gaun dan bagian belakang memberikan sentuhan feminim yang elegan. Dalam beberapa busana koleksi satu ini, motif bunga juga digunakan pada bagian dalam gaun.

Kesan feminim pada motif bunga diperkuat dengan penutup wajah transparan yang tersemat bersama hijab berwarna hitam.

Menurut Heri Yenti, penutup wajah merupakan penggambaran budaya Timur Tengah untuk memancarkan keindahan wanita yang tersembunyi di balik kain kiswahnya. Aksesori pendukung seperti headband dengan warna perak dan emas yang disematkan di hijab juga membuat tampilan busana semakin mewah.

Dalam koleksi busana Kiswah, Heri Yenti sengaja merancang gaun mewah nan gemerlap agar sesuai dengan konsep busana evening. Sehingga busana ini cocok digunakan untuk menghadiri pesta maupun pertemuan resmi di malam hari. “Busana ini lebih cocok digunakan saat malam hari, bisa juga saat cocktail,” kata Heri Yenti.

Koleksi Kiswah karya Heri Yenti sudah pernah dipamerkan dalam ajang fashion show, salah satunya di Plaza Ambarrukmo. Selain Kiswah, Heri Yenti juga memamerkan  busana bertajuk Badakku yang memiliki konsep ready to wear hijab casual.

Tak hanya busana untuk wanita, sebelumnya Heri Yenti juga menampilkan karya bertajuk The Gangster of Chinese untuk busana pria.

Saat ini Heri Yenti tengah mempersiapkan karya-karyanya untuk tampil di berbagai ajang fashion show. Koleksi kiswah berjumlah enam outfit akan ditampilkan dalam ajang fashion show tersebut.

Sepanjang 2018 Heri Yenti akan konsisten mengangkat kain khas Nusantara untuk melestarikan budaya Indonesia dalam bidang mode.

Pelestarian budaya tersebut juga terus diimbangi dengan berbagai inovasi untuk menciptakan karya-karya yang menarik dan berkualitas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online