Laporan Siswi Diduga Diabaikan, Kasus Guru SMP di Wonogiri Didalami
Polisi mengusut dugaan pelecehan seksual guru SMP di Wonogiri yang disebut berlangsung sejak 2013. Dugaan pembiaran sekolah ikut didalami.
Penyanyi Wizzy./Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Ternyata tak hanya pedangdut Via Vallen yang melakukan lipsync saat bernyanyi di pembukaan Asian Games 2018.
Penyanyi Wizzy membenarkan seluruh pengisi acara Opening Ceremony Asian Games 2018 melakukan lipsync. Kata perempuan 24 tahun ini, mereka memang dituntut lipsync karena sejumlah alasan.
"Kalau di Asian Games mah kita semuanya para performance harus lipsync sih. Soalnya kondisi ruangannya enggak memungkinkan untuk live, gitu," jelas Wizzy, saat dihubungi Selasa (21/8/2018).
"Jadi daripada nanti takutnya kejadian yang macam-macam. Daripada nanti kita salah enggak on tempo, nanti nyanyinya fals, kan ruangannya bergema jadi kita diharuskan untuk lipsync," sambungnya lagi.
Sejumlah artis terlibat dalam acara Opening Ceremony Asian Games 2018 seperti Via Vallen, Rossa, Raisa, Rinni Wulandari, Wizzy dll.
Justru, Wizzy yang kala itu membawakan lagu Padhang Bulan (Jawa Timur) dan Lir Sa\'Alir (Madura) mengaku bersyukur pihak penyelenggara akhirnya meminta lipsync.
"Soalnya justru kalau kita enggak lipsync itu masalah banget. Soalnya kan gede banget itu Gelora Bung Karno," tutur pemilik nama asli Williana Saraswati tersebut.
Penampilan lipsync sendiri merupakan yang perdana bagi Wizzy. Ia menekankan sebelumnya selalu tampil live.
"Nggak pernah. Ini cuma buat acara Asian Games aja aku lipsync," ucapnya.
Kendati begitu, pelantun lagu Selamat Jalan Kasih ini berharap kejadian lipsync para pengisi acara termasuk Via Vallen, Rossa, Tulus sampai GAC tidak menuai komentar nyinyir netizen lagi.
"Pokoknya kita musti menyadarkan ke masyarakat bahwa memang kita lipsync itu karena sesuatu. Kalau Via Vallen ditanggapinnya seperti itu, aduh ketahuan lipsync apa segala macam, ya menurut aku orang-orang yang berkomentar nggak tahu alasannya kenapa," tutur Wizzy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Polisi mengusut dugaan pelecehan seksual guru SMP di Wonogiri yang disebut berlangsung sejak 2013. Dugaan pembiaran sekolah ikut didalami.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.