Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Iis Dahlia./Isntagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Pedangdut Iis Dahlia menuai kecaman dari netizen setelah video yang menggambarkan ia mengusir peserta audisi Kontes Dangdut Indonesia 2018 (KDI)bocor ke publik.
Pihak penyelenggara Kontes Dangdut Indonesia 2018 (KDI), MNCTV turut menanggapi aksi juri KDI, Iis Dahlia, Beniqno dan Trie Utami yang bersikap kasar dengan seorang peserta audisi bernama Waode Sofia. Video tersebut bocor dan mendapat kecaman dari masyarakat.
Menurut Endah Hari Utari selaku Direktur Program dan Produksi MNCTV, video yang beredar hanya potongan cuplikan. Ia meminta publik agar menonton video audisi secara lengkap supaya tidak terjadi salahpaham.
"Jangan mendorong saya untuk saya menjawab itu pelajaran atau nggak pelajaran atas masalah ini. Saya kepengin teman-teman melihat ini secara kontekstual dan menyeluruh, melihat dulu baru ditanyakan lagi. Nanti akan kelihatan hasilnya seperti apa," ujar Endah Hari Utari di Komplek MNC Kebon Jeruk, Jakarta Barat Jumat (20/7/2018) sore.
"Karena kami ingin mereka memang bertanggung jawab melakukan, kalau dilihat secara konteksnya itu kan bukan video menyeluruh. Itu kan dipotong dan menjadikan itu ramai," sambungnya lagi.
Ia juga menambahkan kalau selalu ada evaluasi seusai acara. Sejauh ini, pihak KDI 2018 terus berupaya agar ajang pencarian bakat itu bisa suguhkan tontonan menarik.
"Kalau evaluasi setiap stages kita lakukan evaluasi. Artinya setiap hari kita melakukan perbaikan di semua area. ini juga termasuk yang dibahas. Jadi kesimpulan kami adalah teman-teman harus melihatnya secara utuh dan kontekstual. Karena tujuannya sama sekali nggak jelek," kata Endah Hari Utari.
Endah juga berjanji tim KDI 2018 sedang fokus mencari bintang dangdut yang berbakat dari segala aspek bagi Indonesia.
"Kami konsentrasi kepada bagaimana kita membentuk bintang dan bagaimana kita meng-create KDI ini di layar sehingga bisa disukai oleh masyarakat Indonesia, gitu," tuturnya.
Sebelumnya, Iis Dahlia bersama dua juri lainnya, Beniqno dan Trie Utami jadi sorotan karena bersikap kasar dan judes terhadap seorang peserta audisi dari Baubau, Sulawesi Tenggara bernama Waode Sofia. Iis Dahlia marah karena melihat penampilan fisik Waode yang dianggapnya tak layak mengikuti audisi. Dengan nada judes, Iis Dahlia meminta Waode untuk mengganti baju dan bermakeup terlebih dahulu.
Iis Dahlia sendiri sudah mengklarifikasi mengenai masalah tersebut. Pelantun Cinta Apalah-Apalah itu merasa tak bersalah karena apa yang dilakukannya demi kebaikan Waode Sofia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.