Samakan Kedudukan di Menit Akhir, Spanyol ke 16 Besar
Spanyol bermain imbang 2-2 melawan Maroko pada laga terakhir Grup B.
Pelawak Gogon./Okezone
Harianjogja.com, BOYOLALI - Kabar duka menyelimuti dunia lawak Indonesia setelah pelawak terkenal Gogon Margono (58) meninggal dunia di Lampung, Selasa (15/5/2018). Sebelum meninggal, Gogo meninggalkan pesan.
"Mas Gogon Margono meninggal dunia di Lampung, Selasa ini, sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak pulang ke Solo," kata Item Sahifat (49) selaku asisten pribadi Gogon Srimulat saat mewakili pihak keluarga di rumah duka Dukuh Bukur Ireng RT 10/02 Desa Bendan Kecamatan Banyudono Boyolali, Selasa (14/5).
Menurut Item Sahifah dirinya mendapat kabar meninggalnya mas Gogon dari putra sulungnya, Ari Mustika, yang mendampingi saat job di Lampung, sekitar pukul 06.15 WIB. "Mas, papa meninggal", handphone mas Ari langsung dimatikan.
Menurut Item Sahifah jenazah mas Gogon rencana tiba di Boyolali sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan rencana dimakamkan di tempat pemakamam umum desa setempat pada Rabu (16/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Item menjelaskan, dirinya mendampingi mas Gogon selama sekitar 13 tahun, jika dia sedang banyak job kemungkinan penyebabnya akibat kelelahan. Mas Gogon jobnya berurutan dari Semarang langsung ke Bandung dan pulang ke Banyudono Boyolali kemudian langsung ke Lampung.
"Mas Gogon mengalami kecapaian karena bekerja sering mengalami sesak napas. Mas Gogon seniman bekerja keras dan tidak pernah mengeluh," kata Item saat melakukan persiapan menyambut kedatangan jenazah di rumah duka.
Item menjelaskan dirinya kebetulan memang tidak mendampingi ke Lampung, tetapi ditemani putra sulungnya Ari. Mas Gogon kemungkinan akibat kelelahan banyak job, sehingga mendadak jiwanya dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Menurut Item pesan mas Gogon sebelum meninggal, yakni " Menjadi orang hidup tidak bisa ditentukan. Semua harus siap, dan saya sewaktu-waktu setelah tampil di panggung tidak ada, minta tolong teman-teman media diberitahu" (Dadi wong urip ora iso ditentukan, podo siap-siap tulung yen aku sewaktu-waktu bar main ora ono konco-konco media dikabari, dan kowe podo sing rukun).
Menurut Item mas Gogon orangnya sangat gigih dalam bekerja sebagai seniman, dan tidak pernah merasakan capai. Mas Gogon diundang ke Lampung sebagai bintang tamu dalam acara Pilkada di daerah itu.
Gogon Margono bergabung di kelompok Srimulat Balekambang Solo, sekitar 1980-an, dan meninggal dunia diusianya yang 58 tahun. Gogon meninggalkan seorang istri Sri Lestari, dan dua anak, yakni Ari Mustika dan Nova Mustika serta empat cucu. Sejumlah sanak saudara, teman dan tetangga berdatangan, serta tratak untuk para pelayat juga sudah dipasang di rumah duka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Bisnis Indonesia
Spanyol bermain imbang 2-2 melawan Maroko pada laga terakhir Grup B.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.