Keselamatan Penerbangan Diperketat, Kemenhub Siapkan Mitigasi Bencana
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
Cokelat/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Cemas adalah Hal yang lumrah terjadi. Namun, jika Anda termasuk orang yang cemas berlebihan Hal tersebut mesti diwaspadai Dan diantisipasi.
Terkadang sebagian dari kita merasakan cemas dan kondisi ini bila berlangsung lama bisa mengganggu kesehatan mental.
Kala cemas muncul, ada sejumlah makanan dan kebiasaan yang dapat membantu meredakan gejalanya. Berikut adalah di antaranya:
1. Tingkatkan asupan magnesium
Sebuah penelitian menemukan bahwa kekurangan magnesium memicu kecemasan pada tikus. Magnesium bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi gejala depresi, migrain dan PMS.
Untuk mencegah kekurangan magnesium, sebaiknya jangan lupa konsumsi sayuran hijau setiap hari. Makanan semisal almond, gandum utuh, alpukat, quinoa dan kacang hitam bisa menjadi pilihan.
2. Cokelat hitam
Cokelat hitam mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan fungsi otak Anda. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa cokelat dapat secara signifikan meningkatkan kadar serotonin dan mengurangi tingkat hormon stres.
Tetapi pastikan untuk tidak berlebihan mengonsumsi cokelat karena makanan ini tinggi kalori dan paling baik dikonsumsi dalam jumlah kecil.
3. Jangan pernah lewatkan waktu makanan
Mengikuti jadwal makan penting bagi mereka yang rentan terhadap depresi dan rasa cemas. Menunggu terlalu lama untuk makan atau melewatkan sarapan dapat menyebabkan kadar gula darah yang tidak stabil, yang dapat menyebabkan sensasi seperti cemas, gemetar, pusing, bingung dan sulit berbicara.
4. Tetap terhidrasi sepanjang hari
Dehidrasi tidak menyebabkan cemas, namun bisa memperburuknya. Selain membantu Anda tetap segar, konsumsi cairan diperlukan untuk mengatur suhu tubuh Anda, fungsi tubuh, dan tingkat energi.
5. Katakan tidak untuk makanan cepat saji
Sebuah studi dari 2017 menunjukkan bahwa konsumsi makanan cepat saji secara signifikan meningkatkan tekanan mental pada orang dewasa di bawah usia 30 tahun.
Makanan cepat saji mengandung tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan asam lemak omega-6. Saat makanan ini Anda konsumsi secara teratur, bisa menyebabkan peradangan yang berhubungan dengan kecemasan.
6. Jangan bergantung pada gula atau kafein
Penelitian dari Yale School of Medicine menemukan bahwa anak-anak sangat rentan terhadap efek terlalu banyak gula, yang meliputi kecemasan, kesulitan berkonsentrasi.
Kafein, terutama ketika dikonsumsi dalam bentuk minuman energi, berkontribusi terhadap faktor-faktor risiko yang terkait dengan kecemasan. Asupan berlebihan zat ini dapat mengganggu tidur dan menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Demikian seperti dilansir Medical Daily.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Pemkab Sleman membuka Sleman Creative Weeks #6 untuk memperkuat ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya hingga Oktober 2026.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.