Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Single Frau
Harianjogja.com, JOGJA—Frau merilis single kedua dari kantong mini album Tembus Pandang yang dirilis akhir 2017. Setelah mengeluarkan single Sembunyi, kali ini Frau melanjutkannya dengan merilis single Negentropy 5 in E Major pada Selasa (17/4).
Single berbahasa Indonesia ini merupakan track penutup Tembus Pandang. Selain dua lagu yang sudah disebutkan di atas, album keempat Frau ini juga memuat dua buah lagu lain. Proyek Tembus Pandang ini sebenarnya merupakan proses bersama yang dilakukan Leilani Hermiasih dari Frau dan seniman lukis Restu Ratnaningtyas.
Proyek yang sudah digagas sejak beberapa tahun yang lalu itu, akhirnya diselesaikan dan kemudian disajikan kepada orang banyak lewat dua sumbu perasa, pendengaran dan penglihatan dalam wujud mini album ini.
Lani, sapaan akrab Leilani, mengaku Negentropy 5 in E Major adalah sebuah dialog antara setidaknya dua pribadi yang berjalan bersama. Siapapun yang memutuskan untuk berjalan bersama, selalu harus mencoba mencari irama langkah yang selaras, kadang satu dianggap terlalu cepat, kadang yang lainnya terlalu lambat.
“Penyesuaian itu selalu terjadi. Hanya ketika keduanya sadar akan kerumitan perjalanan bersama, baik itu langkah, jarak, rintangan hingga tujuan, mereka akan sampai pada kesimpulan untuk selalu mencoba menyesuaikan segalanya,” ucapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (18/4).
Tembus Pandang tersedia dalam bentuk cakram padat dan telah beredar luas dan dirilis Sbatu Records, perusahaan rekaman yang juga dimiliki Frau. “Edisi terbatasnya habis. Tinggal edisi reguler. Kami merasa terbantu kawan-kawan yang mau mendistribusikan rekaman ini supaya mudah ditemukan publik. Single ini juga dimaksudkan untuk memperpanjang cerita album ini,” tutur manajer Frau, Adi Adriandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.