DPAD DIY Terus Ajak Masyarakat Luas Nonton Diorama
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Cover film Arini./IST-Bioskop Today
Harianjogja.com, JOGJA-Hampir setiap bulan ada film baru yang menghiasi layar lebar Indonesia. Kisah yang diangkat dalam perfilman pun semakin beragam dan bisa dinikmati semua kalangan. Mulai dari drama romantis sampai komedi disajikan dengan apik.
Sepanjang April ini, setidaknya ada lebih dari lima film yang siap menghibur para pecinta film Indonesia. Seperti film berjudul Partikelir, Blue Bell, Arini, Reuni Z, Kembang Kantil, dan Terbang Menembus Langit.
Kamis menjadi hari favorit para kreator film untuk merilis produk film terbarunya. Pada Kamis (5/4/2018) saja, ada empat judul film yang tayang pada hari yang sama, salah satunya film bergenre komedi Partikelir.
Partikelir
Partikelir digarap oleh komika Pandji Pragiwaksono. Selain sebagai sutradara, ia juga merangkap sebagai pemain dan penulis skenario. Ia tampil bersama aktor dan aktris lainnya seperti Deva Mahenra, Dodit Mulyanto, David Saragih dan Luna Maya.
Dilansir dari Sinopsisfilm, Partikelir terinspirasi dari tokoh detektif terkenal Sherlock Holmes. Film ini menceritakan dua sahabat SMA yaitu Jaka (Deva Mahenra) dan Adri (Pandji Pragiwaksono). Di SMA mereka berdua menjadi detektif dan sering memecahkan sebuah kasus.
Kedua remaja tersebut memiliki alur pemikiran yang berbeda. Jaka merupakan orang yang khawatir kerena selalu berpikir panjang dan mengutamakan keteraturan. Semantara Adri merupakan orang yang semaunya sendiri tetapi optimis akan kemauan. Setelah lulus SMA, Adri tetap melanjutkan menjadi seorang detektif, sementara Jaka memilih menjadi pegawai kantoran. Akan tetapi suatu ketika Adri harus meminta tolong kepada Jaka untuk memecahkan sebuah kasus.

Blue Bell
Genre drama yang dipadukan dengan sentuhan komedi kembali mengukir dunia perfilman Tanah Air. Bluebell: What is Beyond Love, film yang mengangkat novel berjudul sama ini, siap menghibur penonton Indonesia. Film ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Muhammad Yusuf.
Beberapa aktor yang terlibat antara lain Regina Rengganis, Qausar Harta Yudana, Ncess Nabati, Rafael Tan, Gibran Marten, dan Steffi Zamora. Mereka terlibat dalam adegan yang penggarapannya dilakukan di Bali dan Korea.
Bluebell menceritakan kisah percintaan seorang perempuan cantik yang mandiri bernama Bluebell (Regina Rengganis). Dia bercita-cita menjadi peselancar dan pemusik. Hidupnya dijalani dengan penuh warna, cinta, perjuangan, dan pertaruhan bersama kekasih hatinya Mario (Qausar Harta Yudana).

Arini
Film garapan sutradara Ismael Basbeth ini diadaptasi dari novel Mira W berjudul Masih Ada Kereta yang Akan Lewat. Dalam film itu, Nick yang diperankan oleh aktor Morgan Oey dikisahkan jatuh cinta dengan Arini (Aura Kasih), sosok perempuan yang usianya lebih tua. Keduanya bertemu di sebuah kereta api di Jerman. Pesona ayu Arini membuat Nick tak dapat melupakannya. Ia pun bertekad untuk menyusul Arini ke Indonesia hingga jalinan cinta keduanya tumbuh.
Menurut Basbeth, kisah cinta pemuda terhadap orang yang lebih tua seperti ini masih relevan dalam kehidupan masa kini, sehingga masih menarik untuk difilmkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.
Google menghadirkan Quick Share yang bisa terhubung ke AirDrop. Cek daftar HP Android yang kebagian fitur ini dan cara kerjanya.
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.