Ini Lokasi Rumah Laksamana Maeda, Tempat Perumusan Naskah Proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Konser musik Kla Project memuaskan kerinduan penggemar.
Harianjogja.com, JOGJA-Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada Sabtu (1/8/2015) malam dipenuhi nostalgia. Kehadiran Kla Project yang membawakan 15 lagu selama satu jam mampu mengobati kerinduan generasi 90-an.
Fanatisme terhadap band yang digawangi Katon Bagaskara, Lilo, dan Adi Adrian belum pudar sama sekali. Terbukti, ratusan Klanese rela datang dari berbagai daerah dan tak segan membeli tiket yang dijual mulai dari Rp150.000 hingga Rp1 juta. Lilo juga sempat mengucapkan selamat datang kepada salah seorang Klanese dari Jayapura yang rela datang menonton dalam kondisi hamil sembilan bulan.
Pada konser kali ini, Kla Project tidak tampil sendiri karena menggandeng backing vocal Nina Kusumadewi dan saxophonist Ari Kurniawan. Konser dibuka dengan lagu berjudul Hey dan ditutup dengan Tentang Kita. Sepanjang konser, sekitar 1.300 penonton antusias melantunkan lirik-lirik romantis Kla Project, mulai dari Menjemput Impian, Gerimis, Semoga, Terpuruk di Sini, Tak Bisa ke Lain Hati, dan Yogyakarta.
Wajar saja band yang terakhir kali tampil di Jogja setahun lalu ini memiliki lirik yang puitis dan bermakna dalam. Gerimis, misalnya, yang bercerita tentang perjuangan sepasang kekasih yang harus berakhir karena perbedaan. Lagu yang pertama kali diluncurkan pada 1996 dalam album Klakustik dinyanyikan medley dengan Bantu Aku, Waktu Tersisa, dan Laguku. Sang gitaris Lilo menjelma menjadi vokalis ketika menyanyikan Laguku dan Meski Tlah Jauh. Pemilik nama lengkap Pramulo Radjadin Daeng Lau itu mengajak penonton yang duduk di kursi untuk berjingkrak.
Vokalis Kla Project Katon mulai menyapa penonton seusai dua lagu pertama. "Selamat malam, sugeng ndalu," ujarnya yang disambut riuh tepuk tangan. Pertama kali tampil di TBY, kata Katon, memberi nuansa yang berbeda karena atmosfer dalam gedung pertunjukkan dapat membangkitkan semangat.
General Manager Hotel Dafam Jogja Aris Dwi Atmoko mengatakan konser ini diadakan untuk memuaskan kerinduan penggemar Kla Project.
"Ini juga menjadi rangkaian acara ulang tahun kami yang kedua," tuturnya. Diakuinya, pada H-1, 90% tiket sudah terjual dan pada hari pelaksanaan konser terjual habis. Menurutnya, ini menandai Kla Project masih memiliki banyak penggemar fanatik. Konser Kla Project, imbuhnya, merupakan konser eksklusif sehingga seluruh penonton memperoleh tempat duduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.