Wayang Kulit 'Pandhawa Lair' Terbuka untuk Umum

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Kamis, 11 Desember 2014 17:40 WIB
Wayang Kulit 'Pandhawa Lair' Terbuka untuk Umum

Ilustrasi wayang (Bing.com)

Harianjogja.com, SLEMAN-Memperingati Dies Natalis ke-65 tahun, Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menggelar wayang kulit Pandhawa Lair di Balairung UGM, pada Jumat (12/12/2014) mulai pukul 20.00-04.00 WIB.

Menurut Ketua Dies Natalis ke-65 UGM,  Harno Dwi Pranowo, pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini akan menampilkan dalang Ki
Warseno Slenk.

“Wayang untuk memeriahkan Dies UGM dan terbuka untuk masyarakat,”papar Harno, Kamis (11/12/2014).

Dalam cerita Pandhawa Lair, kelahiran kelima putera Pandu adalah penanda mulainya zaman baru yang penuh harapan tetapi juga penuh tantangan. Dendam Sengkuni yang pernah ditolak Kunti, merupakan awal dari konflik berkepanjangan dalam Astinapura.

Nah, bagaimanakah Ki Warseno Slenk menggelar kisah yang penuh dengan rekayasa politik dan intrink perebutan tahta dalam Pandhawa Lair? Apakah perang besar wangsa Barata sungguh disebabkan oleh dendam karena penolakan cinta? Jawaban atas pertanyaan tersebut akan digelar oleh Ki Warseno Slank, dalang kondang yang sudah malang melintang di dunia pakeliran sejak tahun 1980-an

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online