Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
http://www.harianjogja.com/?attachment_id=366684" rel="attachment wp-att-366684">http://images.harianjogja.com/2013/01/indro_warkop.jpeg" alt="" width="274" height="264" />JOGJA -- Sosok grup lawak Warkop yang beranggotakan Dono, Indro dan Kasino pernah sangat melegenda. Setiap aksinya mampu mengocok perut penonton. Sayang, kini grup tersebut hanya menyisakan satu personel, Indro, setelah dua personel lain yakni Dono dan Kasino meninggal dunia.
Ditemui saat bertandang ke Jogja, Indro mengaku tak ingin menghidupkan kembali Warkop. Menurut dia, perjalanan Warkop DKI telah tamat seiring kepergian Kasino dan Dono beberapa tahun lalu.
“Saya tidak ingin mencari pengganti keduanya,” kata penggemar motor Harley Davidson itu kepada Harian Jogja, beberapa waktu lalu saat mengunjungi kantor Harian Jojga.
Menurut dia,seorang seniman tidak akan pernah bisa digantikan dengan seniman baru. “Lagian sulit menemukan pengganti Kasino dan Dono, “ ujarnya.
Pemilik nama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro ini justru tengah menyusun ide unik yakni memberikan penghargaan kepada tokoh yang memiliki kontribusi di mata warkop DKI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.