Ducati Luncurkan Panigale V4 Mrquez Edisi Juara Dunia 2025
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
PlayStation 5 Pro./Sony
Harianjogja.com, JOGJA— Lebih dari 550 film digital yang telah “dibeli” pengguna PlayStation Store di Inggris dan Eropa akan dihapus dari perpustakaan mereka mulai 1 September 2026. Sony secara resmi mengonfirmasi penghapusan 551 judul film milik StudioCanal tersebut karena berakhirnya perjanjian lisensi dengan distributor.
Keputusan ini memicu kritik dari komunitas pengguna karena konten yang sudah dibeli tidak lagi dapat diakses, tanpa adanya pengembalian dana maupun kompensasi dari pihak Sony.
Deretan film yang terdampak mencakup berbagai judul ikonis lintas dekade, seperti Terminator 2: Judgment Day, Rambo: First Blood, Apocalypse Now: The Final Cut, Total Recall, The Deer Hunter, Evil Dead, Hot Fuzz, Bridget Jones’s Diary, Pan’s Labyrinth, hingga Paddington. Semua judul tersebut sebelumnya dapat ditonton kapan saja melalui perpustakaan digital pengguna.
Sony hanya mengirimkan pemberitahuan melalui email massal yang menyatakan bahwa akses terhadap konten StudioCanal akan dihentikan mulai 1 September 2026. Dalam pesan tersebut, Sony menyampaikan bahwa penghapusan dilakukan sesuai dengan perjanjian lisensi yang telah berakhir.
Kasus ini bukan yang pertama terjadi. Pada 2022, pengguna PlayStation di Jerman dan Austria juga mengalami penghapusan konten serupa dari StudioCanal. Setahun kemudian, Sony sempat berencana menghapus konten Discovery dari platform PlayStation, namun keputusan itu dibatalkan setelah mendapat protes luas dari pengguna.
Kejadian terbaru ini kembali menyoroti model kepemilikan konten digital. Secara teknis, pembelian di platform digital tidak memberikan kepemilikan permanen, melainkan hanya lisensi penggunaan yang bergantung pada perjanjian antara platform dan pemegang hak cipta.
Artinya, meski pengguna telah membayar penuh, akses terhadap konten tetap dapat dicabut ketika lisensi berakhir—berbeda dengan media fisik seperti DVD atau Blu-ray yang tetap bisa digunakan tanpa batas waktu.
Kekhawatiran ini juga merembet ke industri game. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa rilis fisik GTA 6 hanya berisi kode unduhan digital tanpa cakram fisik, memicu kembali perdebatan soal kepemilikan digital.
Di sisi lain, sebagian pihak di komunitas blockchain menilai kasus ini memperkuat argumen penggunaan teknologi NFT atau sistem on-chain untuk menjamin kepemilikan digital yang lebih permanen. Namun, hingga kini konsep tersebut masih menuai perdebatan luas terkait implementasi dan relevansinya di industri hiburan.
Kasus PlayStation ini menjadi pengingat bahwa di era digital, istilah “membeli” tidak selalu berarti memiliki secara penuh, melainkan bergantung pada kebijakan lisensi yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
Sejarah! 8 wakil Afrika lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026. Rekor baru, lampaui 2014 & 2022. Maroko, Kongo, & lainnya siap mengguncang fase gugur!
Messi cetak rekor 7 laga beruntun di Piala Dunia 2026 usai bawa Argentina menang 3-1 atas Yordania dan incar Sepatu Emas.
Penelitian mengungkap hubungan jumlah anak dengan penuaan biologis, namun stres, gaya hidup, dan dukungan sosial juga berperan besar.
Dari 9 wakil Asia di Piala Dunia 2026, hanya Jepang dan Australia yang lolos 32 besar, sisanya tersingkir di fase grup.
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.