Bek Ceko Ondrej Rudzan Gabung PSIM Jogja
PSIM Jogja datangkan bek asal Ceko, Ondrej Rudzan, untuk perkuat lini belakang Super League 2026/2027. Simak pernyataan manajemen dan target pemain
Kanye West - Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Rapper Amerika Serikat Kanye West alias Ye menggelar konser tunggal di Atatürk Olimpiyat Stadyumu, Istanbul, Turki, Sabtu (30/5/2026) malam. Pertunjukan tersebut diklaim menjadi salah satu konser terbesar dalam kariernya, di tengah kontroversi yang membuat sejumlah penampilannya di Eropa menghadapi penolakan.
Berdasarkan laporan Anadolu dan Variety, stadion tersebut dipadati puluhan ribu penonton yang datang tidak hanya dari Turki, tetapi juga dari berbagai negara lain. Kehadiran penggemar dari sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan daya tarik Ye masih kuat meski kariernya kerap dibayangi kontroversi.
Dalam penampilannya, Ye menyebut konser di Istanbul sebagai salah satu pencapaian terbesar sepanjang karier bermusiknya. Ia bahkan mengklaim jumlah penonton yang hadir mencetak rekor untuk kategori pertunjukan stadion berbayar.
Konser berlangsung hampir dua jam dengan dukungan tata panggung berskala besar. Sebuah instalasi berbentuk bola raksasa menjadi pusat pertunjukan, dipadukan dengan permainan laser, efek asap, dan kembang api yang menghiasi langit malam Istanbul.
Penonton juga dikejutkan dengan kemunculan rapper Travis Scott yang tampil bersama Ye dalam beberapa lagu. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu momen yang paling mendapat sambutan meriah dari para penggemar.
Dihadiri Penggemar dari Berbagai Negara
Konser di Istanbul menarik perhatian penggemar dari berbagai belahan dunia. Sejumlah laporan menyebut penonton datang dari Rusia, Kazakhstan, Jerman, Inggris, Polandia hingga Amerika Serikat.
Fenomena ini menjadi menarik karena beberapa negara yang menjadi asal para penonton tersebut sebelumnya juga menjadi lokasi munculnya kritik terhadap rencana penampilan Ye.
Dalam beberapa tahun terakhir, musisi berusia 48 tahun itu berkali-kali menuai kontroversi akibat pernyataan dan konten yang dianggap menyinggung kelompok tertentu. Dampaknya, sejumlah konser dan penampilan publiknya menghadapi tekanan hingga pembatalan.
Forbes menilai pemilihan Istanbul bukan tanpa alasan. Selain memiliki basis penggemar yang besar, Turki juga disebut menjadi salah satu negara yang memiliki kedekatan khusus dengan Ye dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi tersebut membuat Istanbul dinilai sebagai lokasi yang tepat untuk menggelar konser berskala besar di tengah situasi yang masih sensitif di sejumlah negara lain.
Antrean Merchandise Jadi Sorotan
Selain penampilan di atas panggung, suasana di area penjualan merchandise juga menarik perhatian.
Antrean panjang terlihat di sejumlah stan penjualan suvenir resmi konser. Salah satu produk yang paling banyak diburu penggemar adalah kaos kaki edisi khusus yang dijual dengan harga sekitar US$20 atau setara Rp320.000.
Hingga konser berakhir, antrean pembeli masih terlihat mengular dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.
Keberhasilan konser di Istanbul menjadi momentum penting bagi Ye di tengah berbagai tantangan yang dihadapinya dalam beberapa tahun terakhir. Meski kontroversi masih membayangi, tingginya antusiasme penonton menunjukkan pengaruhnya sebagai salah satu figur terbesar dalam industri musik global belum sepenuhnya surut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja datangkan bek asal Ceko, Ondrej Rudzan, untuk perkuat lini belakang Super League 2026/2027. Simak pernyataan manajemen dan target pemain
Presiden Prabowo meminta perguruan tinggi menyiapkan SDM dan riset untuk mendukung pengembangan B50, B60, dan etanol guna memperkuat ketahanan energi.
Pemkab Bantul menargetkan 27.500 dosis vaksin PMK tuntas pada 2026 untuk menekan penyebaran penyakit pada ternak di seluruh kapanewon.
SMPN 1 Turi menyediakan loker HP di setiap kelas. Kebijakan ini membuat siswa lebih fokus belajar dan aktif bersosialisasi saat istirahat.
Mendikti Saintek Brian Yuliarto menegaskan pembentukan Universitas Republik Indonesia tidak mengubah fungsi Kemendikti Saintek.
Pemerintah menegaskan tidak ada rencana melarang seluruh vape. Kajian hanya difokuskan pada penyalahgunaan rokok elektrik untuk narkotika.