Tiket Piala Dunia 2026 Bisa Tembus Rp52 Juta, FIFA Dikritik
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Museum RA Kartini - Jatengprov
Harianjogja.com, JOGJA— Peringatan Hari Kartini setiap 21 April bukan sekadar seremonial. Pemikiran Raden Ajeng Kartini tentang pendidikan dan kesetaraan masih terasa dekat dengan kehidupan saat ini.
Di tengah tantangan modern, pesan-pesan Kartini justru kembali relevan, terutama bagi generasi muda yang terus berjuang mengakses pendidikan dan kesempatan yang setara.
Kartini dikenal sebagai tokoh yang berani menentang keterbatasan zamannya, terutama dalam hal pendidikan perempuan. Pada masa itu, akses belajar bagi perempuan sangat terbatas, namun ia tetap menyuarakan pentingnya ilmu pengetahuan melalui tulisan dan pemikirannya.
Gagasan Kartini tidak hanya berbicara soal pendidikan, tetapi juga tentang keberanian, kemanusiaan, dan nilai moral. Pesan-pesannya yang tertuang dalam surat-surat pribadi kemudian menjadi inspirasi lintas generasi hingga saat ini.
Salah satu kutipan paling terkenal, “Habis gelap, terbitlah terang,” menjadi simbol harapan bahwa setiap kesulitan akan berakhir dengan peluang baru. Kalimat ini masih sering digunakan sebagai penyemangat dalam berbagai situasi kehidupan.
Selain itu, Kartini juga menekankan pentingnya keberanian dalam meraih cita-cita. Ia percaya bahwa perubahan tidak akan terjadi tanpa keberanian untuk memulai. Pesan ini terasa relevan di era sekarang, ketika persaingan semakin ketat dan tantangan semakin kompleks.
Tak hanya soal mimpi, Kartini juga menyoroti pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengasah intelektual, tetapi juga membentuk karakter. Ia menilai bahwa kecerdasan tanpa budi pekerti tidak akan membawa manfaat yang utuh bagi kehidupan.
Pandangannya tentang peran perempuan juga menjadi salah satu warisan penting. Kartini menegaskan bahwa perempuan dapat berkembang sepenuhnya tanpa kehilangan jati dirinya. Pemikiran ini menjadi dasar bagi perjuangan kesetaraan gender di Indonesia.
Berikut beberapa kutipan inspiratif Kartini yang masih relevan hingga kini:
Kutipan-kutipan tersebut menunjukkan bahwa pemikiran Kartini tidak lekang oleh waktu. Nilai-nilai yang ia perjuangkan masih menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab.
Di tengah perkembangan zaman, semangat Kartini dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti memperjuangkan pendidikan, kesetaraan, dan menghargai sesama. Nilai ini tidak hanya relevan bagi perempuan, tetapi juga seluruh masyarakat.
Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari gagasan dan keberanian. Dengan meneruskan nilai-nilai tersebut, generasi saat ini memiliki peran penting dalam melanjutkan perjuangan menuju masa depan yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret