Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah resmi membuka rekrutmen nasional untuk mengisi posisi manajer dalam program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) serta pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan kawasan pesisir.
Dalam rekrutmen kali ini, sebanyak 30.000 posisi manajer Kopdes Merah Putih disiapkan. Menariknya, posisi tersebut nantinya akan terintegrasi dengan skema Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga membuka peluang karier yang lebih luas bagi para peserta yang lolos seleksi.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Koperasi dan UKM, pendaftaran telah dibuka sejak 15 April 2026 dan akan ditutup pada 24 April 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi berikut:
Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan dasar bagi pelamar yang ingin mengikuti seleksi manajer Kopdes Merah Putih, yakni:
Pendidikan minimal Diploma III (D3)
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75
Usia maksimal 35 tahun
Selain itu, seluruh tahapan seleksi dipastikan gratis tanpa pungutan biaya, sehingga peserta diimbau untuk waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini.
Program Strategis Nasional
Sebagai informasi, Kopdes Merah Putih merupakan program yang diluncurkan oleh Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa di tengah tantangan global.
Berbeda dengan koperasi konvensional, Kopdes Merah Putih mengusung konsep bisnis yang lebih terintegrasi. Koperasi ini tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tetapi juga mengelola berbagai unit usaha produktif.
Tujuh Unit Usaha Wajib
Setiap Kopdes Merah Putih diwajibkan memiliki minimal tujuh unit usaha sebagai penopang ekonomi desa, meliputi:
Gerai sembako
Apotek desa
Kantor koperasi
Unit simpan pinjam
Klinik desa
Cold storage atau rantai dingin
Unit logistik dan distribusi
Dengan model ini, koperasi diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, meningkatkan nilai jual hasil pertanian dan perikanan, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Tiga Skema Pengembangan
Implementasi Kopdes Merah Putih dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu pembentukan koperasi baru, pengembangan koperasi yang sudah berjalan, serta revitalisasi koperasi yang tidak aktif.
Melalui rekrutmen besar-besaran ini, pemerintah berharap dapat menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola koperasi secara profesional, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah.
Program ini juga menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi desa berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
BI mencatat defisit transaksi berjalan RI US$12,5 miliar pada kuartal II/2026, menjadi yang terburuk dalam publikasi historis BI.
Disdikpora Kulonprogo menyambut rencana PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu dengan biaya APBN untuk meringankan beban daerah dan meningkatkan kesejahteraan gur
DPRD Kota Jogja mendorong potensi kampung, UMKM, wisata, seni, dan ekonomi kreatif untuk memperkuat ekonomi serta kesejahteraan warga.
Saat memutuskan untuk membatalkan pengajuan pinjaman, penting untuk memahami prosedur yang berlaku dan menggunakan kontak layanan resmi
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.