MacSync Menyusup ke Mac, Begini Modus Malware Curi Data
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Min Hee Jin/istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Seoul Central District Court memenangkan Min Hee Jin dalam sengketa melawan Hybe dan memerintahkan perusahaan tersebut membayar kompensasi total 28,6 miliar won atau sekitar Rp397 miliar.
Majelis hakim menolak gugatan Hybe terkait pemutusan perjanjian pemegang saham serta mengabulkan hak put option yang diajukan mantan CEO Ador tersebut.
Putusan dibacakan oleh Divisi Perdata 31 Seoul Central District Court pada Kamis (12/2/2026). Dalam amar putusan, pengadilan menyatakan upaya Hybe untuk mengakhiri kontrak pemegang saham secara sepihak tidak sah.
Sebaliknya, gugatan balik yang diajukan Min Hee Jin dikabulkan, termasuk pelaksanaan hak jual saham (put option) yang sebelumnya disengketakan.
Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Nam In-soo menilai tudingan bahwa Min berupaya memisahkan Ador dari perusahaan induk tidak dapat dikategorikan sebagai pelanggaran berat yang membatalkan perjanjian.
Rincian Kewajiban Pembayaran
Berdasarkan putusan yang dikutip oleh The Chosun, Jumat (13/2/2026) total kewajiban pembayaran Hybe mencapai 28,6 miliar won atau sekitar Rp397 miliar, dengan rincian:
- Min Hee Jin (mantan CEO Ador): 25,5 miliar won (±Rp354 miliar)
- Shin (Wakil Presiden Ador): 1,7 miliar won (±Rp23,6 miliar)
- Kim (Direktur Kreatif Ador): 1,4 miliar won (±Rp19,4 miliar)
Konflik ini bermula pada April 2024 ketika Hybe melakukan audit internal dan menuduh Min berupaya memisahkan Ador. Perselisihan memuncak pada Agustus 2024 saat Min diberhentikan dari jabatan CEO.
Pada November 2024, Min mengeksekusi hak put option atas 13,5% dari total 18% kepemilikan sahamnya di Ador. Nilai tersebut dihitung berdasarkan rata-rata laba operasional Ador selama dua tahun terakhir dikalikan 13, sesuai kesepakatan Maret 2023.
Pengadilan menegaskan Hybe gagal membuktikan adanya pelanggaran berat seperti penggelapan atau kerugian di atas 1 miliar won. Sepanjang 2024, Min dinilai tetap menjalankan kewajibannya secara profesional, termasuk mengawal aktivitas grup NewJeans di Korea Selatan dan Jepang.
Usai putusan tingkat pertama ini, Hybe menyatakan akan mengajukan banding. Artinya, proses hukum berpotensi berlanjut dalam waktu mendatang.
Saat ini, Min Hee Jin diketahui memimpin label independen barunya, Ooak Records. Jika putusan ini berkekuatan hukum tetap (inkrah), dana ratusan miliar rupiah tersebut diperkirakan akan memperkuat langkahnya membangun bisnis baru di industri K-Pop.
Putusan ini juga dipandang sebagai preseden penting dalam perlindungan hak pemegang saham minoritas serta kontrak eksekutif kreatif di industri hiburan Korea Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.