Aldila Sutjiadi Juara Bad Homburg Open 2026 Jelang Wimbledon
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pilihan minuman di pagi hari memiliki peranan penting dalam menjaga kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Melansir Hindustan Times, Jumat (16/1/2026), Ahli Gizi Sukh Sabia Preet Kaur Oberoi menyebutkan bahwa memilih minuman secara sadar merupakan kebiasaan sederhana namun sangat efektif dalam menjaga kestabilan glukosa.
Menurut dia, minuman manis, jus kemasan, hingga teh bergula dapat memicu lonjakan glukosa secara tiba-tiba. Kondisi ini berpotensi menyebabkan tubuh mudah lelah dan menurunkan tingkat energi sepanjang hari. Sebaliknya, minuman bebas gula yang mendukung hidrasi, pencernaan, dan sensitivitas insulin dapat membantu memulai hari dengan lebih seimbang.
Sukh Sabia pun membagikan beberapa rekomendasi minuman pagi yang dapat meningkatkan hidrasi, mendukung metabolisme, serta membantu tubuh terasa bugar tanpa tambahan gula.
1. Air Hangat dengan Lemon
Air hangat dengan lemon menjadi salah satu pilihan paling sederhana dan aman bagi penderita diabetes.
“Minuman ini membantu menghidrasi kembali tubuh setelah tidur dan mendukung pencernaan,” kata Sabia.
Lemon memberi rasa segar tanpa memengaruhi gula darah, sementara air membantu membuang racun sekaligus memulai metabolisme dengan lembut.
2. Teh Hijau
Teh hijau kaya antioksidan dan katekin yang membantu mengurangi peradangan serta meningkatkan sensitivitas insulin. Studi yang dipublikasikan di Cochrane Database of Systematic Reviews menunjukkan bahwa teh hijau mendukung oksidasi lemak dan kesehatan metabolik. Jika diminum tanpa gula, minuman ini bebas kalori dan memberikan dorongan energi yang stabil.
3. Air Kayu Manis
Air kayu manis dikenal membantu menyeimbangkan gula darah. Efek hangatnya juga mendukung sirkulasi tubuh.
“Merendam batang kayu manis dalam air semalaman lalu meminumnya di pagi hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menstabilkan glukosa,” ujar Sabia.
4. Teh Herbal
Teh herbal tanpa pemanis seperti chamomile, peppermint, atau jahe menjadi pilihan aman dan menenangkan. Teh-teh ini membantu pencernaan, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan usus. Teh jahe khususnya dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan mengurangi rasa lelah di pagi hari.
5. Jus Sayuran
Jus sayuran segar yang dibuat dari mentimun, bayam, labu botol, atau seledri memberikan vitamin dan mineral penting. Jika dibuat tanpa tambahan gula maupun garam, jus ini dapat mendukung metabolisme dan kesehatan pencernaan. Studi dalam Scientific Reports menunjukkan bahwa minuman berbasis sayuran bermanfaat bagi kontrol glukosa.
6. Kopi Hitam
Kopi hitam tanpa gula atau krimer dapat menjadi pilihan bagi penderita diabetes selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Studi tahun 2023 dalam Clinical Nutrition menunjukkan bahwa kopi berpotensi menurunkan risiko diabetes melalui pengurangan peradangan dan peningkatan fungsi insulin. Meski begitu, toleransi tiap individu berbeda sehingga konsumsi tetap perlu dibatasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.