Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Ibu Hamil, Wanita Hamil, Kehamilan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penelitian terbaru dari para ahli Universitas Rochester mengungkapkan bahwa tingkat stres yang tinggi pada ibu hamil dapat mempercepat pertumbuhan gigi susu pada bayi. Kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya hormon kortisol selama masa akhir kehamilan.
“Kami menunjukkan bahwa kadar hormon stres yang lebih tinggi pada ibu, khususnya kortisol, selama akhir kehamilan dikaitkan dengan erupsi gigi susu lebih awal pada bayinya,” ujar penulis studi, Ying Meng, profesor madya di Sekolah Keperawatan Universitas Rochester, dikutip dari New York Post.
Secara umum, gigi susu mulai tumbuh pada usia 6 bulan hingga 3 tahun dengan jumlah sekitar 20 gigi. Proses tumbuhnya dipengaruhi berbagai faktor seperti genetika, nutrisi, berat badan lahir, dan usia ibu.
Pada usia 6 bulan, sekitar 15 persen bayi memiliki satu hingga enam gigi, sementara pada usia 12 bulan hampir 98 persen bayi memiliki hingga 12 gigi.
Penelitian ini mengukur kadar kortisol, progesteron, testosteron, dan hormon lainnya dari sampel air liur 142 perempuan berpenghasilan rendah pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Hasilnya, bayi dari ibu dengan kadar kortisol tertinggi tercatat memiliki rata-rata empat gigi lebih banyak pada usia 6 bulan dibandingkan bayi dari ibu dengan kadar kortisol terendah.
Hormon kortisol diketahui tidak hanya memicu respons stres, tetapi juga dapat memengaruhi pertumbuhan tulang, termasuk perkembangan gigi pada janin.
“Kortisol ibu yang tinggi selama akhir kehamilan dapat mengubah pertumbuhan janin dan metabolisme mineral, termasuk pengaturan kadar kalsium dan vitamin D — keduanya penting untuk mineralisasi tulang dan gigi,” jelas Meng.
Kortisol juga memengaruhi aktivitas sel osteoblas dan osteoklas yang berperan dalam pembentukan dan perombakan tulang.
Meski demikian, para peneliti menyebut studi ini masih membutuhkan pendalaman lebih jauh, termasuk menelusuri jalur perkembangan apa yang dipengaruhi hormon ibu, hubungan percepatan erupsi gigi dengan penuaan biologis, serta dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.