Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Pembuat film dan jajaran pemain film Pangku dalam konferensi pers perilisan official teaser trailer film tersebut, di Jakarta, Senin (8/9/2025). ANTARA/Sri Dewi Larasati
Harianjogja.com, JAKARTA—Aktor Reza Rahadian resmi menandai debutnya sebagai sutradara melalui film Pangku yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 6 November 2025. Film ini menghadirkan kisah tentang perjuangan seorang ibu yang kerap dihadapkan pada keterbatasan pilihan hidup.
“Perjuangan seorang ibu dalam membesarkan kita tidak bisa kita bayar sampai kapan pun. Dan tiap orang tidak selalu dihadapkan pada pilihan yang bisa memilih," kata Reza Rahadian dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Reza menjelaskan, film tersebut terinspirasi dari perjalanan ibunya yang membesarkannya seorang diri, meski alur cerita tidak secara langsung merefleksikan hidupnya.
“Mungkin karena saya punya pengalaman personal dibesarkan oleh orang tua tunggal, ibu saya. Film ini juga terinspirasi, walaupun kisah hidupnya berbeda, tapi film ini berangkat dari bagaimana perjuangan seorang ibu untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya,” ujarnya.
Film Pangku diproduksi oleh Gambar Gerak, rumah produksi yang didirikan Reza Rahadian dan Arya Ibrahim. Lewat trailer resmi yang baru dirilis, film ini menampilkan perjuangan seorang perempuan bernama Sartika yang berusaha bertahan hidup. Ia pindah dari kampung halamannya demi masa depan anak, namun justru terjerat menjadi pelayan kopi pangku karena keterbatasan pilihan.
Fenomena kopi pangku sendiri terjadi di sejumlah daerah, terutama di jalur Pantura. Warung-warung tersebut tidak hanya menjual kopi, tapi juga menyediakan layanan perempuan yang menemani pembeli.
BACA JUGA: Akses Obat dan Deteksi Dini Jadi Kunci Penanganan Kanker Payudara
“Pada kenyataannya, bagi beberapa orang hidup hadir dengan ruang-ruang tanpa pilihan dan menyisakan keputusan yang kadang terasa salah di mata orang lain, padahal itu juga sebagai upaya untuk terus melanjutkan hidup,” kata Arya Ibrahim, produser film tersebut.
Film Pangku dibintangi oleh Claresta Taufan, Christine Hakim, Fedi Nuril, Devano Danendra, Shakeel Fauzi, Putri Risa Juan, Dea Chandika, Kaan Latihan, Nazira C. Noer, Galabby, T.J. Ruthi, Lukisan Sardi, dan Nai Djenar Masa Ayu.
Lagu ikonik Iwan Fals berjudul Ibu turut dipilih menjadi lagu tema, menambah lapisan emosi dalam film tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.