Bulog Terapkan Formula 2-3-4 untuk Jaga Mutu Beras SPHP
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Sheila On 7 menghadirkan sesuatu yang berbeda di panggung Pestapora 2025 dengan membawakan setlist versi B-Sides. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Sheila On 7 menghadirkan sesuatu yang berbeda di panggung Pestapora 2025 dengan membawakan setlist versi B-Sides.
Band asal Jogja ini sengaja tidak menyuguhkan deretan hits populernya seperti biasanya, melainkan memilih lagu-lagu yang jarang dibawakan dalam konser besar.
“Kalau kalian tahu lagu ini, atau pernah mendengarnya, mari kita menyanyikannya bersama,” kata vokalis Duta, di panggung Pestapora 2025, Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu.
BACA JUGA: Hasil Armenia vs Portugal Babak 1: Skor 0-3, Cristiano Ronaldo Cetak Gol
Keputusan ini membuat penampilan mereka terasa lebih intim sekaligus memberi ruang bagi penggemar lama untuk menikmati karya-karya yang selama ini hanya jadi “harta karun” di album.
Beberapa lagu “underrated” yang mereka bawakan seperti “Just For My Mom”, “Terlalu Singkat”, “Terimakasih Bijaksana”, “Untuk Perempuan” hingga “Lia Lia Lia”. Duta CS juga sempat menyanyikan “Don’t Look Back in Anger” milik Oasis.
Meskipun tanpa lagu-lagu andalan yang biasanya memicu sing along massal, penampilan Sheila On 7 tetap disambut meriah oleh penonton.
Penampilan ini justru spesial, karena memberi pengalaman berbeda yang jarang terjadi di panggung Sheila On 7 dan memperlihatkan kedalaman katalog musik mereka.
BACA JUGA: Pemberian Obat Cacing Diperluas, Kecacingan di DIY Terkendali
Dengan energi panggung yang tetap hangat dan penuh canda khas Duta, Sheila On 7 membuktikan bahwa mereka bukan hanya band nostalgia, tetapi juga musisi dengan karya yang kaya dan layak diapresiasi dari berbagai sisi.
Festival musik tahunan Pestapora 2025 digelar selama tiga hari berturut-turut pada 5, 6, dan 7 September 2025 di Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.
Pemprov Jateng menyalurkan 75,4 juta liter air bersih ke 33 kabupaten/kota untuk membantu warga terdampak kekeringan.