Gencatan Senjata Baru Disepakati, Muncul Ledakan di Kilang Minyak Iran
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Siu Mie hidangan Imlek yang melambangkan panjang umur. - Foto dibuat oleh AI/Stock Cake
Harianjogja.com, JOGJA—Siu Mie adalah salah satu hidangan yang sangat populer di kalangan masyarakat Tionghoa, terutama saat perayaan Imlek atau Tahun Baru China.
Hidangan ini terdiri dari mi yang digoreng atau direbus dengan berbagai bahan tambahan seperti daging ayam, udang, sayuran, dan bumbu khas yang menggugah selera. Namun, siu mie bukan hanya soal cita rasa, melainkan juga memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan perayaan Imlek.
Bahan-bahan:
BACA JUGA: Laporan SPT Tahunan Belum Pakai Coretax, Ini Cara Lapor lewat E-Filling
Cara membuat:
Makna Siu Mie Saat Imlek
Siu mie bukan hanya sekadar hidangan lezat, tetapi juga memiliki makna simbolis dalam tradisi Imlek. Mi dalam budaya Tionghoa melambangkan umur panjang dan harapan untuk hidup yang panjang dan sehat. Bentuk mie yang panjang menggambarkan doa agar kehidupan kita diberkahi dengan kebahagiaan yang tidak terbatas.
Saat Imlek, banyak orang Tionghoa menyantap siu mie sebagai simbol harapan untuk tahun baru yang penuh berkah dan kelimpahan. Oleh karena itu, mie yang dimakan saat Imlek harus disajikan dengan cara yang utuh dan panjang, tanpa dipotong, karena memotong mie bisa diartikan sebagai memotong usia atau kehidupan.
Selain itu, bahan-bahan yang digunakan dalam siu mie juga sering dipilih dengan makna khusus. Misalnya, udang yang melambangkan kelimpahan rezeki dan keberuntungan, ayam sebagai simbol kemakmuran, dan sayuran hijau yang melambangkan kesejahteraan dan kebahagiaan.
Dengan menikmati siu mie di hari Imlek, bukan hanya rasa lezat yang kita nikmati, tetapi juga doa dan harapan baik untuk tahun yang akan datang. Semoga Imlek kali ini membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberuntungan bagi kita semua.
Selamat Tahun Baru Imlek!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Dari berbagai sumber
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.