Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Ilustrasi serangan jantung (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi pemicu penyakit jantung. Dilansir dari medlineplus.gov, Minggu (12/1/2025), kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kerusakan organ lainnya. Namun, hipertensi dapat dicegah atau dikendalikan dengan beberapa langkah sederhana namun efektif.
Beberapa cara untuk mencegah hipertensi:
Obesitas atau kelebihan berat badan meningkatkan risiko hipertensi. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal adalah langkah pertama yang penting untuk mencegah tekanan darah tinggi.
Menurunkan berat badan dengan pola makan sehat dan rutin berolahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Aktivitas fisik yang rutin dapat membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah dalam batas normal. Anda dapat mencoba setidaknya 150 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang, seperti berjalan cepat atau bersepeda, setiap minggu.
Olahraga juga membantu memperbaiki kesehatan jantung secara keseluruhan, meningkatkan peredaran darah, dan menurunkan berat badan.
Diet yang sehat sangat penting untuk mencegah hipertensi. Makan makanan yang kaya akan buah, sayuran, biji-bijian, dan rendah garam dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Mengurangi konsumsi garam, lemak jenuh, dan gula tambahan dapat mengurangi risiko hipertensi. Diet seperti dietary approaches to stop hypertension (DASH) sangat disarankan karena fokus pada pengurangan sodium dan peningkatan konsumsi nutrisi yang mendukung kesehatan jantung, dilansir dari mayoclinic.org.
BACA JUGA: Persiapan Dapur Belum Selesai, Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul Tertunda
Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah sehingga merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Mengurangi atau menghindari kedua kebiasaan ini sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap normal.
Stres kronis dapat menyebabkan lonjakan sementara dalam tekanan darah. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres. Menjaga keseimbangan hidup, cukup tidur, dan mencari cara-cara untuk bersantai juga dapat membantu mencegah hipertensi.
Penting untuk memantau tekanan darah secara rutin, baik di rumah maupun melalui pemeriksaan medis. Deteksi dini dapat membantu mengidentifikasi hipertensi sebelum menyebabkan kerusakan jangka panjang.
Jika tekanan darah tinggi terdeteksi, pengobatan dan perubahan gaya hidup yang tepat dapat membantu mengendalikan kondisi tersebut.
Tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung. Kurang tidur dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah dan meningkatkan risiko hipertensi. Usahakan tidur selama 7-9 jam per malam untuk menjaga tekanan darah tetap normal.
Mencegah hipertensi tidak hanya dapat dilakukan dengan mengubah pola makan atau olahraga, tetapi juga melibatkan pengelolaan stres, kebiasaan tidur yang baik, dan pemantauan rutin tekanan darah.
Melalui langkah-langkah pencegahan ini, Anda dapat menjaga tekanan darah tetap dalam batas yang sehat dan mengurangi risiko berbagai penyakit yang berhubungan dengan hipertensi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.