Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Sejumlah karya yang ditampilkan Sogan Batik dalam perhelatan Jogja Fashion Week 2024 yang diadakan oleh Disperindag DIY di Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul pada 22-25 Agustus 2024. - ist/JFW
Harianjogja.com, JOGJA—Pada event Jogja Fashion Week 2024 yang diadakan oleh Disperindag DIY di Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul pada 22-25 Agustus 2024, Sogan Batik menampilkan karya terbarunya yang terinspirasi dari tembang Tombo Ati karya Sunan Bonang, salah satu Wali Sanga yang dikenal karena dakwahnya melalui syair dan gamelan.
Sunan Bonang mendapat julukan tersebut karena menemukan gamelan yang disebut bonang. Menurut sang desainer, Iffah M Dewi tembang ini mengajarkan lima cara untuk menenangkan dan menyembuhkan hati dengan setiap baitnya mengandung kebijaksanaan spiritual.
"Koleksi Tombo Ati menggabungkan keindahan dan kedalaman pesan tembang ini dengan elemen fashion modern, memadukan gaya busana tradisional Jawa, sentuhan Arab, dan elemen budaya pop masa kini," jelas Iffah, Minggu (25/8/2024).
Kombinasi ini menciptakan suasana yang menenangkan, menjawab keresahan perempuan masa kini yang hidup dalam era hustle culture.
Sebuah era di mana masyarakat merasa terdorong untuk terus bekerja keras tanpa henti demi kesuksesan, sering kali mengorbankan keseimbangan hidup dan ketenangan batin.
"Kami berupaya menyatukan warisan budaya dengan tren modern untuk menghasilkan karya yang baru, tampil dinamis di luar namun tenang di dalam, sekaligus menginspirasi dan memberikan semangat," jelasnya.
BACA JUGA: KPU Keluarkan PKPU Nomor 8 Tahun 2024, Ini Sejumlah Pasal yang Terdampak
Menurut Iffah, koleksi ini menggunakan batik tulis dengan ciri khas aksara Jawa yang ikonik, batik cap asli dengan motif kawung yang melambangkan kemurnian dan kebijaksanaan, serta motif truntum bintang yang melambangkan cahaya atau pencerahan sebagai bahan utama.
Pemilihan bahan ini bukan hanya untuk membangkitkan kekayaan tekstil tradisional Nusantara, tetapi juga untuk memastikan kenyamanan dan fungsionalitas dalam setiap desainnya.
Sementara warna-warna yang digunakan adalah warna tanah, cokelat, krem, hitam mencerminkan kehangatan, ketenangan, dan kedamaian, sejalan dengan pesan tembang Tombo Ati.
Gaya Exotic Dramatic dipilih untuk koleksi ini. Kombinasi ini mencerminkan keunikan, kedinamisan di luar, ketenangan di dalam, sambil tetap mempertahankan unsur etnik yang kaya dan mendalam.
"Lewat karya, Sogan Batik mendorong penghargaan terhadap warisan leluhur sembari menghadirkan inovasi yang relevan dengan tren global," kata Iffah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.