IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Foto ilustrasi jerawat punggung - Ist/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Jerawat kerap muncul di beberapa bagian tubuh, tidak hanya wajah. Bahkan jerawat juga sering muncul di punggung.
Seperti dikutip dari laman elle.com dan teenvogue.com, Adwoa Danso, Dokter Umum National Health Service (NHS), jerawat punggung biasanya disebabkan oleh penumpukan minyak dan sel kulit mati di dalam dan sekitar pori-pori, yang menyebabkan pori-pori tersumbat dan bakteri berkembang biak.
Simak cara mencegah jerawat punggung:
Sabun Mandi yang Tepat
Sabun yang mengandung asam salisilat, asam glikolat, dan asam laktat dapat menjadi pilihan terbaik, karena mencegah sel kulit mati terbentuk dan penyumbatan pori-pori. Anda wajib membersihkan kulit di setiap hari untuk mencegah munculnya jerawat.
Pakaian Longgar
Keringat adalah salah satu penyebab munculnya bakteri. Gunakanlah pakaian yang tidak terlalu ketat untuk menghindari gesekan pada kulit, terutama saat berkeringat.
Bahan pakaian tertentu, seperti bahan yang menyerap keringat dari kulit, juga dapat menjadi opsi dalam mencegah masuknya bakteri. Selain itu, warna yang lebih terang dengan bahan katun juga dapat menjadi pilihan terbaik, karena cenderung sejuk sehingga dapat mengurangi kemungkinan keluarnya keringat.
BACA JUGA: Pembangunan Tol Jogja-Solo di Sleman Terganjal Molornya Pembebasan Lahan
Segera Mandi
Segera mandi setelah berolahraga atau setelah menghabiskan waktu di luar ruangan sangat penting untuk mencegah munculnya jerawat punggung, terutama saat musim panas. Membiarkan keringat dan kotoran menumpuk di kulit akan menyebabkan penumpukan bakteri yang dapat menimbulkan jerawat.
Sikat Pembersih
Tentu, salah satu cara paling ampuh dalam mencegah jerawat punggung adalah dengan mencucinya dengan bersih. Namun, menggosok punggung secara menyeluruh tampaknya mustahil dilakukan dengan tangan kosong.
Gunakanlah sikat pembersih, sikat ini dapat membersihkan punggung secara menyeluruh, bahkan kulit keras di sekitar bahu bagian atas sekalipun.
Hindari Sampo
Ketika menempel pada kulit, sampo dan kondisioner dapat meresap ke dalam kulit, dan menjadi penyebab utama munculnya jerawat punggung. Usahakan untuk bilas sampo dan kondisioner tanpa mengenai punggung.
Jangan Memencet Jerawat
Sama halnya dengan jerawat wajah, hindarilah penekanan pada jerawat punggung. Menekan jerawat di badan, termasuk punggung, dapat menyebarkan bakteri dan menimbulkan lebih banyak jerawat.
Cuci Peralatan
Seprai dan perlengkapan olahraga adalah contohnya. Seprai dan perlengkapan olahraga yang tidak dibersihkan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab jerawat, termasuk jerawat punggung. Pastikan untuk mencuci seprai dan peralatan olahraga secara teratur untuk menjaga munculnya jerawat punggung.
Kunjungi Dokter Kulit
Jika sudah mencoba berbagai cara dan tidak mendapatkan hasil terbaik, sudah waktunya untuk menetapkan jadwal pertemuan dengan ahlinya. Tidak hanya mendapatkan solusi untuk pencegahan, Anda juga akan mendapatkan penyebab munculnya jerawat punggung, baik berdasarkan genetik maupun kebiasaan sehari-hari Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau evakuasi KMP Putri Yasmin di Lombok. Satu penumpang meninggal dan 12 orang dirawat
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.