Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Ilustrasi beras - Freepik
Harianjogja.com, BANGKOK—Departemen Ilmu Kedokteran Thailand menguji sampel beras berumur 10 tahun dari stok Kementerian Perdagangan. Dari hasil kajian tersebut, diketahui jika beras tersebut bebas dari racun berbahaya serta aman untuk dikonsumsi.
Direktur Jenderal Departemen Ilmu Kedokteran Thailand Yongyos Thammawut memaparkan temuan pengujian yang dilakukan pada sampel beras yang diterima dari Kementerian Perdagangan pada 10 Mei.
Pengujian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi residu bahan kimia, kontaminasi jamur, dan menilai kualitas nutrisi beras menggunakan standar kualitas bersertifikat ISO/IEC 17025.
Pengujian dilakukan di laboratorium kelas dunia, yang berada di peringkat lima besar dunia, dan peringkat tiga di Asia.
Proses itu melibatkan inspeksi visual dengan mata telanjang dan di bawah mikroskop, serta evaluasi bau. Penilaian keamanan mencakup pengujian racun jamur, residu fumigasi, dan 250 jenis bahan kimia pertanian.
Beras juga dianalisis kandungan logam berat dan nilai gizinya, dengan hasil yang sangat presisi, kata Thammawut. Ia juga mengatakan tes keamanan tersebut tidak menemukan jejak racun jamur, dan pengujian berulang mengkonfirmasi hasilnya.
Kadar logam berat berada dalam batas aman, dan analisis nutrisi menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam kandungan karbohidrat atau nutrisi lain dibandingkan dengan beras yang tersedia secara komersial. Beras tetap mempertahankan nilai gizinya dan aman untuk dikonsumsi, kata Thammawut.
Baca Juga
300.000 Ton Beras Impor dari Thailand dan Pakistan Masuk Indonesia Maret Ini
Bulog Optimistis Serap 600.000 Ton Beras Semester Pertama Tahun Ini
Cadangan Pangan 2024, Indonesia Impor Beras 3 Juta Ton dari India dan Thailand
Beras yang dimaksud merupakan bagian dari stok beras pemerintah melalui program penjaminan beras. Beras itu disimpan di perusahaan Poonphol Trading dan Gudang Kittichai di Provinsi Surin.
Lelang umum untuk beras tersebut diperkirakan akan berlangsung dalam bulan ini, dengan perkiraan harga rata-rata 18 baht (sekitar Rp8.000) per kilogram.
Ada perdebatan di media sosial mengenai apakah beras yang disimpan hingga 10 tahun aman dikonsumsi, karena pengasapan berulang kali menyebabkan beras menguning.
Namun, pengujian Departemen Ilmu Kedokteran telah memastikan bahwa beras tersebut aman untuk dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.