Libur Sekolah, UMKM Jogja Bidik Omzet Naik 70 Persen
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Andy (kanan) memberikan penjelasan tentang produk Kenandy kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat kunjungan Ibu Negara bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju di Istana Gedung Agung Yogyakarta, 19 Maret 2023. Ist
SLEMAN—Berbekal dari kegemaran menulis dan keinginan menciptakan buku catatan yang fashionabel, pasangan suami istri bernama Ken dan Andy menciptakan produk jurnal kulit atau buku catatan berlabel Kenandy. Produk ini juga terinspirasi dari buku catatan yang selalu dibawa Indiana Jones.
Kenandy menghadirkan jurnal kulit asli yang sangat fungsional, nyaman digenggam, dan fashionable. “Ketiga hal itu yang menjadi entitas dari jurnal Kenandy agar rutinitas mencatat menjadi semakin menyenangkan,” kata Andy kepada Harianjogja.com, Rabu (28/2/2024).
Bisnis Kenandy lahir pada 2016. Awalnya, buku catatan bersampul kulit ini hanya diproduksi untuk keperluan pribadi. Namun lambat laun produk ini justru banyak diminati dan akhirnya dikembangkan menjadi sebuah bisnis.
BACA JUGA: Syarina Fashion Store Buka di Condongcatur, Nikmati Diskon Up to 88%
“Kini, Kenandy dibantu oleh beberapa warga Desa Sumberharjo di Prambanan Sleman yang berkat tangan-tangan terampilnya telah membawa jurnal kulit kenandy berkelana ke berbagai penjuru nusantara hingga belahan dunia,” ujar Andy.

Ken dan Andy menciptakan produk jurnal kulit atau buku catatan berlabel Kenandy. Produk ini juga terinspirasi dari buku catatan yang selalu dibawa Indiana Jones
Jurnal kulit Kenandy berbahan kulit sapi asli berkualitas dan dikerjakan manual oleh tangan dan dikombinasikan dengan teknologi pada sentuhan akhir. “Nuansa jurnal kulit kami ini bernuansa classy yang elegan,” lanjut dia.
Andy mengatakan setiap pribadi adalah sosok yang berbeda dan menarik sehingga Kenandy leather journal ini dengan senang hati menerima customisasi jurnal sesuai dengan kepribadian klien.
“Dengan slogan your dreaming leather journal kenandy telah menjadi persinggahan para pecinta buku catatan untuk membuat jurnal sesuai dengan keinginan dan kebutuhan,” katanya.
Tidak hanya berbahan kulit, sampul jurnal Kenandy juga menyediakan pilihan sampul lain yang dikombinasikan dengan kain wastra dari penjuru nusantara. Produk ini diberi nama ethnic stationery series yang hadir dalam varian organizer, notebook, pouch, dan card case.
Andy mengatakan tidak hanya melayani pelanggan personal, Kenandy juga terbiasa memenuhi pesanan leather stationery untuk berbagai perusahaan nasional maupun multinasional dalam partai besar dan ada harga khusus. “Selain melayani hasrat para pecinta jurnal, Kenandy juga melayani pemesanan jurnal untuk corporate merchandise, maupun kebutuhan alat tulis premium,” ujar Andy.
Produk Kenandy dijual beragam, mulai dari Rp25.000 hingga Rp900.000. Adapun klien yang menjadi mitra Kenandy di antaranya Gameloft, Shell, Kementerian PUPR, Kemenkumham, hingga kalangan perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga dan masih banyak lagi. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.
WhatsApp menghadirkan fitur username yang memungkinkan pengguna mengobrol tanpa membagikan nomor telepon. Reservasi dibuka mulai pekan ini.