Satelit NEO-1 Siap Meluncur 2027, TKDN Capai 65 Persen
BRIN menargetkan Satelit NEO-1 meluncur Januari 2027. Satelit observasi bumi ini memiliki TKDN 65% dan mendukung pemetaan hingga mitigasi bencana.
Ilustrasi investasi (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kalangan anak muda saat ini semakin banyak terjebak utang. Apalagi dengan mudahnya mereka mengakses pinjaman atau cicilan seperti fasilitas Buy Now Pay Later (BNPL) serta pinjaman online (pinjol).
Jika utang tersebut tidak dikelola dengan baik maka bisa menumpuk dan keuangan bisa terpuruk. Untuk itu, mengelola utang dengan baik juga diperlukan supaya efisien.
Certified Financial Planner Gembong Suwito membagikan lima tips jitu bagi anak muda untuk mengelola utang dengan baik. Pertama adalah evaluasi tujuan berhutang untuk apa. Menurutnya sebelum mengajukan pinjaman baik pinjol maupun paylater, maka identifikasi dan evaluasi tujuan berhutang tersebut untuk apa.
BACA JUGA: Duh! Gen Z Senangnya Ngutang, tapi Tak Suka Bayar
“Apakah konsumtif atau ada nilai tambah terkait diri kita atau aset kita. Pastikan pinjaman tersebut benar-benar diperlukan dan membantu kita mencapai tujuan finansial kita,” ungkap Gembong saat dihubungi JIBI (Jaringan Informasi Bisnis Indonesia), Jumat (5/1/2024).
Gembong menyarankan agar anak muda menghindari pengajuan pinjaman untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif atau lifestyle. Kedua, dia mengatakan bahwa anak muda perlu memperhatikan bahwa rasio pembayaran utang aman.
Menurutnya rasio utang tidak boleh lebih dari 30% dari penghasilan. Contohnya penghasilan yang dimiliki adalah Rp10 juta maka rasio pembayaran utang baik produktif maupun konsumtif totalnya tidak boleh lebih dari Rp3 juta.
Ketiga adalah perhatikan syarat dan bunga yang diterapkan oleh penyelenggara paylater maupun pinjol. Bisa juga dengan melakukan riset dan perbandingan beberapa platform pinjol.
“Perhatikan bunga yang ditawarkan, bunganya flat atau efektif. Denda keterlambatan, biaya tambahan, syarat pengajuan dan jangka waktu pembayaran. Pilih pinjaman dengan bunga dan syarat terbaik yang sesuai dengan kemampuan keuangan agar tidak terjebak dalam cicilan yang memberatkan,” paparnya.
BACA JUGA: 4 Tips Kelola Keuangan, Langkah Awal Investasi untuk Pemula
Terpenting juga, lanjut dia, pastikan bahwa platform pemberi pinjaman tersebut terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan ilegal. Keempat, Gembong menyarankan supaya anak muda menghindari pola menggunakan pinjaman untuk membayar pinjaman lain.
Pola gali lubang tutup lubang semacam itu menurutnya wajib dihindari karena pada akhirnya akan membuat beban utang terutama bunga meningkat dan akhirnya gagal bayar. Potensi gagal bayar, lanjut Gembong, akan membuat reputasi di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) menjadi jelek.
“Akibatnya karier serta potensi mendapatkan kepercayaan dari lembaga keuangan misalnya bank untuk KPR atau modal kerja tidak akan dapat lagi alias pasti ditolak,” ungkapnya.
Terakhir adalah segera lunasi pinjaman dan atur prioritas utang. Gembong mengatakan apabila sudah terlanjur berutang di beberapa pinjaman, maka segera lunasi utang tersebut dari utang nilai terkecil atau dari utang yang mempunyai punya terbesar. “Ingat utang baik itu pinjaman online atau paylater mempunyai konsekuensi bunga serta wajib dibayar oleh karena itu bijak mengelola keuangan menjadi penting,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BRIN menargetkan Satelit NEO-1 meluncur Januari 2027. Satelit observasi bumi ini memiliki TKDN 65% dan mendukung pemetaan hingga mitigasi bencana.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.