Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Ilustrasi penggunaan QRIS./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan alat pembayaran umum yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam bertransaksi.
QRIS dikeluarkan oleh Bank Indonesia memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi melalui dompet digital, mobile banking, dan mesin kasir cukup dengan memindai kode yang ditampilkan penjual. Manfaat penggunaan QRIS yakni mempercepat proses pembayaran dan mengurangi penggunaan uang tunai.
Tetapi sayangnya, kemajuan teknologi ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menyamar menjadi penjual atau lembaga resmi alias QRIS palsu.
QRIS palsu adalah modus penipuan yang melibatkan pembuatan kode QR yang meniru identitas merchant, termasuk nama, jenis barang, dan jumlah transaksi. Beberapa waktu lalu, terjadi kasus penipuan di mana seseorang mengganti kode QRIS kotak amal di masjid dengan kode QRIS pribadi, sehingga semua donasi masuk ke rekening pribadi pelaku.
Untuk menghindari ancaman QRIS palsu, berikut beberapa tips yang dapat diikuti:
Gunakan Mobile Banking dan Dompet Digital Resmi:
Bank Indonesia merekomendasikan penggunaan mobile banking atau dompet digital yang sudah memiliki izin dari regulator. Proses izin dari Bank Indonesia menunjukkan layanan telah dilengkapi dengan fitur keamanan yang dapat mendeteksi upaya penipuan terhadap merchant palsu.
BACA JUGA: QRIS Palsu di Kotak Amal Terbongkar Usai Pengurus Masjid Curiga
Scan di Lembaga Resmi:
Setiap merchant biasanya memiliki kode khusus yang membedakan QRIS resmi dengan yang palsu. Pastikan merchant membuka akun penyelenggara QRIS resmi dan memiliki izin dari Bank Indonesia sebelum melakukan transaksi.
Perhatikan Keadaan Fisik Kode QRIS:
Pastikan kode QRIS berkualitas baik dan tidak dipasang secara sembarangan. Perhatikan juga kondisi tempelan kode QRIS, dan jika terlihat mencurigakan, segera batalkan transaksi atau laporkan kepada penjaga atau petugas.
Periksa Informasi QRIS dan Notifikasi Pembayaran:
Sebelum membayar, periksa informasi QRIS seperti nama pedagang, jumlah pembayaran, dan deskripsi produk atau layanan. Setelah pembayaran, konfirmasikan dengan petugas atau penjaga untuk memastikan dana masuk ke rekening yang benar.
Tingkatkan Pemahaman Mengenai QRIS:
Pelajari lebih banyak tentang QRIS dan pahami informasi terkait. Pemahaman yang baik dapat membantu menghindari jebakan QRIS palsu.
Ingatlah bahwa proses pembayaran QRIS tidak meminta informasi data pribadi, dan segera batalkan pembayaran jika diminta informasi sensitif atau instalasi aplikasi pihak ketiga. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti tips di atas, diharapkan para pengguna dapat melindungi diri dari ancaman QRIS palsu dan tetap aman saat bertransaksi secara digital.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.