Sekolah Ini Ajarkan Siswa Menulis dengan Kedua Tangan Sekaligus

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Minggu, 29 Oktober 2023 17:27 WIB
Sekolah Ini Ajarkan Siswa Menulis dengan Kedua Tangan Sekaligus

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, SINGRAULI—Sebuah sekolah di Singrauli, Madhya Pradesh, India terkenal unik karena memiliki ratusan siswa yang bisa menulis dengan kedua tangan serta fasih dalam lima bahasa.

Melansir freepressjournal, Sekolah Umum Veena Vadini itu dikabarkan terinspirasi oleh mantan presiden India Rajendra Prasad yang juga seorang ambidextrous, yaitu orang yang mampu menulis dengan kedua tangan sekaligus. Kemampuan itu dirasa berdampak baik terhadap intelektualitas sehingga sekolah itu menerapkannya.

BACA JUGA: Mendapat Nilai Jelek, Murid di India Ikat Guru dan Pegawai Sekolah di Pohon

Pada 2022 lalu, lebih dari 100 anak yang bersekolah di sana menulis dengan kedua tangan dan fasih dalam lima bahasa berbeda. Di antaranya bahasa Inggris, Urdu, Hindi, Sansekerta, dan Spanyol.

Kreativitas anak-anak di sana membuat kagum semua orang. Pankaj Yadav, siswa kelas 8, menceritakan bahwa ia pertama kali belajar menulis dengan tangan kanan sebelum beralih ke tangan kiri. Ia mahir menulis dengan kedua tangan sejak duduk di bangku kelas 3.

Siswa lainnya, Adarsh ​​Kumar, mengatakan bahwa menulis dengan tangan kanannya adalah cara yang ia lakukan saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Lalu dia berubah ke kiri.

"Rajendra Prasad, mantan presiden, adalah seorang yang ambidextrous dan dapat menulis dengan kedua tangan. Terinspirasi olehnya, kami membantu anak-anak kami mengembangkan kemampuan yang sama," ujar kepala sekolah Virangad Sharma.

BACA JUGA: KISAH INSPIRATIF: Perempuan Ini Mengikuti Wisuda di Usia 76 Tahun

Sejak berdirinya sekolah ini pada tahun 1999, hingga saat ini sudah ada 480 lulusan yang bisa menulis dengan kedua tangan.

Siswa sekolah ini dapat menulis hingga 24.000 kata hanya dalam 11 jam dengan latihan yang konsisten. Ini lebih merupakan aktivitas spiritual daripada aktivitas mekanis, menurut Vringad Sharma.

“Yoga, meditasi, dan kemauan keras dapat membantu mengembangkan bakat ini, itulah sebabnya mata pelajaran ini dibahas di kelas setiap hari selama kurang lebih satu setengah jam. Menjadi ambidextrous meningkatkan daya ingat, melatih otak, dan, yang paling penting, menghemat waktu,” tambahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Free Press Journal

Share

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online