BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Hujan di Awal Oktober 2026
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
Ilustrasi akupuntur./Antara
JAKARTA—Dokter Spesialis Akupunktur Medik, Subspesialis Anastesi-Analgesi Konsultan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Irma Nareswari menyarankan ibu pasca melahirkan melakukan akupunktur, untuk menurunkan berat badan (BB) dan meningkatkan produksi air susu ibu (ASI).
Dia menyebut metode ini sangat baik dalam membantu wanita usai melahirkan untuk mengembalikan berat badan, dan menjadi lebih sehat secara fisik maupun mental. “Metode akupunktur ini unik dan menjadi salah satu alternatif yang baik untuk mengembalikan berat badan pasca melahirkan,” kata Irma, Senin (11/9/2023).
“Selain kesehatan fisik yang tidak sehat, berat badan yang tidak ideal pasca melahirkan biasanya juga berpengaruh pada kesehatan mental ibu, salah satunya rendahnya kepercayaan diri yang mempengaruhi kebahagiaan,” ujar dia menambahkan.
Irma menyebut bahwa umumnya, berat badan ibu akan menurun secara bertahap pada periode enam hingga 12 bulan setelah melahirkan. Pada minggu ke enam, volume darah dalam rahim yang sebelumnya meningkat saat kehamilan juga seharusnya sudah kembali ke volume semula.
BACA JUGA: Akupuntur Ampuh Tangani Penyakit ADHD, Cek Penjelasannya di Sini
Namun, bobot berlebih setelah minggu ke enam pasca melahirkan, jelas Irma, lebih banyak didominasi dengan lemak, sehingga baik untuk kesehatan bila diturunkan. “Target penurunan berat badan yang dapat dilakukan dengan akupunktur itu setengah kilogram per minggu dengan penurunan totalnya lima sampai 10 persen dari berat badan,” imbuhnya.
Meski baik dalam membantu mengurangi lemak berlebih, Irma menekankan bahwa berat badan ideal berkisar pada indeks massa tubuh (IMT) 22. Penurunan lemak terlalu ekstrem, juga tidak baik untuk kesehatan dan produksi ASI.
Tidak hanya berat badan, Irma mengatakan akupunktur juga terbukti bermanfaat dalam meningkatkan produksi ASI. “Memang akupunktur sendiri sudah banyak sekali penelitiannya terbukti dapat membantu memperbaiki kondisi produksi ASI yang menurun,” ungkap Irma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.