Delapan Belas Bulan dalam Capaian dan Pekerjaan Rumah
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Foto ilustrasi perfilman/ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-78 RI, terdapat film-film inspiratif untuk membangkitkan jiwa nasionalisme yang mengisahkan berbagai peristiwa bersejarah di Indonesia.
BACA JUGA: HUT RI ke-78, Bendera Raksasa Dikibarkan di Jembatan Sungai Winongo Jogja
Film-film itu mengangkat cerita heroik, semangat gotong royong, dan cinta tanah air yang tak tergoyahkan. Beberapa film yang dirilis 10 tahun terakhir yang bisa disaksikan untuk merayakan momen bersejarah Hari Kemerdekaan Indonesia.
1. "Soekarno" (2013)
Film itu menggambarkan perjalanan hidup Soekarno alias Bung Karno, Presiden pertama Republik Indonesia, saat berjuang merebut kemerdekaan.
Semangat juang Soekarno sebagai tokoh besar dalam melepas Indonesia dari belenggu penjajahan terlihat begitu nyata dalam film itu.
Film besutan sutradara Hanung Bramantyo itu menampilkan sederet artis papan atas seperti Ario Bayu, Maudy Koesnaedi, Lukman Sardi, dan Agus Kuncoro.
2. "Buya Hamka Vol.1" (2023).
Film biografi "Buya Hamka" mengisahkan cendekiwawan muslim bernama Abdul Malik Karim Abdulla atau yang lebih dikenal sebagai Buya Hamka.
Kehidupannya sebagai ulama, sastrawan, dan wartawan yang berpengaruh pada masanya menjadi bagian yang dikisahkan dalam film itu.
Film besutan sutradara Fajar Bustomi itu dibintangi oleh Vino Bastian, Laudya Cynthia Bella, Donny Damara, Desy Ratnasari, dan Ben Kasyafani.
3. "Kartini" (2017)
Mengisahkan perjuangan seorang pahlawan nasional, Raden Ajeng Kartini, yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan pada masa kolonial, film "Kartini" memantik semangat kesetaraan dan keadilan.
Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo itu dibintangi oleh Dian Satsrowardoyo, Deddy Sutomo, Christine Hakim, Acha Septriasa, dan Reza Rahardian.
4. "Guru Bangsa: Tjokroaminoto" (2015)
Sutradara Garin Nugroho mengisahkan perjuangan dan keberanian Tjokroaminoto, pendiri organisasi Budi Utomo yang menjadi tokoh penting dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda, melalui "Guru Bangsa: Tjokroaminoto".
"Guru Bangsa: Tjokroaminoto" menampilkan sederet aktor dan aktris ternama, seperti Reza Rahardian, Christine Hakim, Didi Petet, Alex Komang, Egi Fedly, dan budayawan Sujiwo Tedjo.
5. "Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta" (2018)
Film itu mengangkat kisah Raja Kesultanan Mataram Sultan Agung Hanyokrokusumo yang memerintah pada tahun 1613-1645 untuk berjuang melawan kolonialisme Belanda. Dalam film itu, ditampilkan semangat keberanian dan tekad untuk melindungi Tanah Air dari kecurangan yang dilakukan oleh VOC.
Hanung Bramantyo kembali didapuk menjadi sutradara dalam film yang dibintangi oleh Ario Bayu, Marthino Lio, Adinia Wirasti, Putri Marino, Teuku Rifnu Wikana, dan Hans de Kraker.
Selain memberi hiburan, menyaksikan film-film tersebut juga membangkitkan semangat nasionalisme dalam diri. Mari rayakan hari kemerdekaan dengan menguatkan rasa cinta Tanah Air melalui kisah-kisah penuh inspirasi dari para pahlawan dan tokoh hebat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.