Blackout Karimun Belum Pulih, Warga Sewa Hotel demi Bekerja
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
TitTok/Ist
Harianjogja.com, SOLO—Lagu Cikini Gondangdia baru-baru ini viral di Tiktok dan membuat netizen penasaran apa sih arti dan makna single tersebut?
BACA JUGA: Viral di TikTok Bocah Nangis karena Tidak Bisa Nonton TV
Cikini Gondangdia pertama kali dipopulerkan oleh penyanyi Duo Anggrek yang beranggotakan Angela Lorenza dan Devay. Pertama kali terbentuk pada 2012, Duo Anggrek kini berubah personel menjadi Devay dan Putri.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com-Jaringan Harianjogja.com, lagu Cikini Gondangdia merupakan single ketiga dari Duo Anggrek dan dirilis pada 2015. Di Youtube, lagu ini juga memiliki video klip dan telah ditonton lebih dari 27 juta kali.
Meski sudah lama dirilis, lagu Cikini Gondangdia ini viral di Tiktok disebabkan kerap dipakai sebagai latar video yang biasanya dibuat oleh perorangan maupun sekelompok orang untuk seru-seruan. Apalagi lagu ini memiliki nada yang asyik untuk bergoyang. Maka dari itu, viralnya lagu ini membuat netizen pensaran dengan arti dan makna Cikini Gondangdia.
Cikini Gondangdia merupakan nama dua stasiun yang terletak di Jakarta Pusat. Lokasi stasiun ini juga berdekatan. Berdasarkan Google Maps, jarak kedua stasiun ini hanya berkisar 3 km saja yang dapat ditempuh dalam waktu 10 menit.
Namun, yang dimaksud Cikini Gondangdia dalam lagu ini bukanlah dua stasiun ini. Menurut keterangan di video klipnya, lagu ciptaan Yogi memiliki makna tentang seorang perempuan yang mengharapkan kesetiaan pada pasangannya.
“Lagu ini bercerita tentang seorang wanita yang mengharapkan kesetiaan pada pasangannya. Dikemas dengan konsep funky house garapan Roy B, lagu ini terasa lebih ringan dan soulnya kena. Dibawakan 2 penyanyi yang masing masing punya ciri khas terasa lagu ini membawa penikmat musik untuk larut berdendang,” bunyi keterangan video klip yang tayang di Nagaswara Official Video Indonesian Music Channel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.