New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Ilustrasi penyintas kanker - Reuters/Jim Bourg
Harianjogja.com, JOGJA—Mengenali tanda-tanda awal kanker kulit ternyata bisa kita lakukan sendiri.
Nandini Kulkarni selaku Direktur Medis Onkologi Bedah Inspira Health di Vineland, New Jersey, Amerika Serikat (AS) membagikan beberapa kiat tentang apa yang harus dicari untuk mengidentifikasi tanda-tandanya.
Sama halnya dengan jenis kanker lain kanker kulit pun berbahaya jika tidak segera ditangani dan tidak berakibat fatal. Hal paling mudah yang disarankan dokter ialah memeriksa tubuh secara menyeluruh sedikitnya sebulan sekali untuk mengetahui kondisinya lebih awal.
"Dengan melakukan pemeriksaan kulit secara teratur, seseorang akan terbiasa dengan pola tahi lalat, noda, bintik-bintik dan tanda lainnya pada kulit,” ungkapnya mengutip dari Medicaldaily.
Baca juga: Sinar UV Ekstrem Serang Jogja Hari Ini
Kebiasaan memeriksa kulit di seluruh bagian tubuh akan mempermudah diri untuk menyadari jika terdapat perubahan yang janggal. Sehingga ketika menemui perubahan itu segeralah konsultasikan ke dokter kulit.
Ahli bedah asal AS in mengungkapkan tanda-tandanya dapat terlihat dari perubahan tahi lalat, luka yang tidak lekas sembuh, atau pertumbuhan baru bisa menjadi tanda peringatan kanker kulit.
Secara rinci Kulkarni menambahkan hal-hal yang mesti diperhatikan saat memeriksa tubuh yakni asimetri, perbatasan (tidak beraturan, terangkat), warna (misal perubahan warna tahi lalat), diameter (lebih besar dari penghapus pensil), dan perubahan yang berkembang.
Mandi disebut Kulkarni sebagai waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan diri, pastikan ruangan memiliki penerangan yang baik serta terdapat cermin ukuran penuh dan cermin tangan agar mempermudah melihat perubahannya.
Peluang untuk sembuh total dan cepat semakin meningkat ketika kanker kulit ditangani dan diobati sedini mungkin sebelum mulai menyebar.
Baca juga: Hasil Survei, Pantai Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan saat Lebaran
Karena itu, Kulkarni merekomendasikan untuk memeriksa bahkan area yang kurang jelas seperti wajah, lengan, kaki, hingga bagian samping tubuh.
Sebab kanker kulit dapat pula bersembunyi di telapak kaki, kulit kepala, hingga sela-sela jari sekalipun dan jika kesulitan melihat bagian yang sulit dilihat, cobalah untuk meminta bantuan seseorang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.