Antrean Pertalite di Jogja, Stok Aman tetapi Kuota Belum Bertambah
Pertamina memastikan stok Pertalite di DIY aman. Namun, tambahan kuota belum disetujui di tengah kenaikan konsumsi dan antrean SPBU.
Pedagang baju bekas impor di XT Square, Jumat (17/3/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Membeli barang-barang impor bekas khususnya baju alias awul-awul atau nge-thrift kini menjadi tren di kalangan anak muda. Lalu apakah baju awul-awul itu aman dipakai dan tidak berdampak pada kesehatan?
Ketua Divisi Dermato Alergologi, Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Fajar Waskito menjelaskan memakai baju bekas dasarnya seperti ganti baju dalam keseharian.
Namun, jika baju bekas tidak dicuci dengan bersih maka kemungkinan akan ada tungau, sehingga bisa memunculkan gatal. Lalu pembilasan yang kurang akan jadi eksim. Yakni kondisi kulit mengalami peradangan dengan munculnya ruam merah dan terasa gatal.
Lalu dicuci bersih tapi diakhiri dengan pemberian pewangi bisa menyebabkan eksim bagi yang memiliki alergi terhadap pewangi. Pewarna biru khususnya untuk pakaian putih bisa menyebabkan eksim kontak alergi terhadap pewarna biru.
"Memakai baju bekas pada dasarnya adalah seperti kalau kita ganti baju keseharian kita. Artinya tidak masalah," ucapnya, Minggu (19/3/2023).
BACA JUGA: Pakaian Awul-Awul Rp20 Miliar Dimusnahkan
Lebih lanjut dia menyampaikan, masalah yang mungkin muncul dari baju impor bekas adalah tidak sesuai dengan daerah tropis. "Misalnya baju berbulu, tebal, tidak menghisap keringat, kaku, kasar," lanjutnya.
Sementara itu, Head Marketing dan Content Creator Kickchick, Febrianto Prabowo menyampaikan tren nge-thrift berdampak pada penurunan penjualan khususnya di 2022 sampai saat ini. Dia berpandangan kemungkinan penurunan karena budaya ngethrift sedang kenceng-kencengnya.
"Bagi brand lokal menjadi sebuah tantangan untuk edukasi terhadap warga Indonesia supaya cinta brand lokal. Hanya saja itu perlu waktu dan tidak mudah," paparnya.
Secara umum dia mensyukuri adanya larangan impor baju bekas. Sehingga brand lokal bisa kembali disukai. "Paling tidak kami bisa mengupayakan lagi bahwa brand lokal akan disukai lagi oleh rakyat Indonesia."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina memastikan stok Pertalite di DIY aman. Namun, tambahan kuota belum disetujui di tengah kenaikan konsumsi dan antrean SPBU.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Persik Kediri pada pekan keenam Super League 2026/2027. Ernesto Gomez mencetak dua gol untuk tuan rumah.
Kemnaker membuka pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak PHK pada 2024-2026. Simak syarat, pilihan pelatihan, fasilitas, dan cara daftar.
Jelang musim hujan, DPRD Jogja meminta Pemkot mengantisipasi genangan, mengevaluasi drainase tua, dan mencegah penumpukan sampah di depo.
Sebanyak 195 lansia di Sleman diwisuda dari Sekolah Lansia Standar 2 pada 2026. Program ini mendorong lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
BPD DIY meraih tiga prestasi di Frontliner Championship BPDSI 2026. Capaian ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan nasabah.